Penyimpangan Anggaran di Bappenda Riau

Penyidik Belum Gelar Perkara Penetapan Tersangka

Jumat, 12 Januari 2018 - 15:22 WIB | dibaca : 48 pembaca

Pekanbaru--SURAT Perintah Penyidikan (Sprindik) baru dalam dugaan korupsi penyimpangan anggaran Perjalanan Dinas Dalam Daerah di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau tahun 2015 dan 2016, sudah diterbitkan.

Namun, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau hingga kini masih terus mengumpulkan alat bukti. Hal tersebut dikatakan Asisten Pidsus Kejati Riau, Sugeng Riyanta SH MH saat dikonfirmasi Pekanbaru MX, Jumat (12/1).

‘’Pemeriksaan alat buktinya masih belum rampung. Penyidik masih terus berusaha untuk itu (mengumpulkan alat bukti),’’ ucapnya.

Lebih lanjut, dalam penyidikan dugaan korupsi tersebut, Sugeng yang sebelumnya merupakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Muko-muko itu mengakui bahwa, pihaknya belum melakukan gelar perkara. ‘’Tersangka belum ada. Alat bukti kan masih dikumpulkan. Gelar perkara belum juga,’’ tuturnya. Baca selengkapnya di Koran Pekanbaru MX...........

=


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Tulis Komentar