Terkait Demo Dugaan Korupsi Rohul

Kalau Ada Data, Pasti Ditindak

Rabu, 07 Februari 2018 - 13:40 WIB | dibaca : 182 pembaca

PEKANBARU—Terkait dengan adanya dugaan korupsi atau penyelewengan di Sekretariat Daerah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menanggapinya dengan santai. Pasalnya, dugaan korupsi tersebut bersifat tudingan, bukan adanya indikasi.

Hal ini dikatakan Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejati Riau, Muspidauan SH MH saat dikonfirmasi Pekanbaru MX, Rabu (7/2). ‘’Inikan yang di demo kemarin. Itu sifatnya masih tudingan, bukan adanya indikasi dugaan korupsi,’’ terangnya.

Dikatakannya, pihaknya sampai saat ini belum melakukan langkah berikutnya, terkait dugaan korupsi yang didemo oleh Aliansi Mahasiswa Rohul dan Mahasiswa Riau (AMR) tersebut. ‘’Tapi kalau memang ada indikasinya, bisa kita ambil langkah lebih lanjut, seperti penyelidikan dan memeriksa pihak terkait,’’ terangnya.

Dalam demo itu, pihak AMR menyebut dugaan korupsi dan mark up anggaran belanja di Sekda Rohul tahun anggaran 2017 sebesar Rp72.451.212.850. Selain itu, AMR juga menyebut bahwa dugaan korupsi juga terjadi dibagian umum Sekda Rohul dalam kegiatan belanja rapat koordinasi dan konsultasi keluar daerah senilai Rp3.467.597.000. Baca selengkapnya di Koran Pekanbaru MX.............

=


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Tulis Komentar