odomi Lima Murid SD Secara Bergiliran

Sebulan Buron, Ditangkap Saat Pulang ke Rumah

Rabu, 11 April 2018 - 16:27 WIB | dibaca : 104 pembaca

PELALAWAN--MR tak berdaya. Dari rumahnya, warga Desa Lubuk Kembang Sari, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan itu diangkut anggota Polsek Ukui, Rabu (11/4) lalu. Tuduhannya dugaan pencabulan sesama jenis.

PerbuatanN tak senonoh yang dilakukan pria 22 tahun itu terjadi di dekat Parit Bekoan, Desa Lubuk Kemang Sari, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan. Korbannya ada lima orang. Semuanya masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Awal kejadiannya begini. Senin (9/3) lalu, para korban sedang bermain di dekat parit. Tiba-tiba mereka didatangi MR yang berpura-pura ikut bermain.

Saat itulah korban (maaf) disodomi secara bergiliran. Para korban sempat berontak, namun mereka diancam pukul dan ditendang.  

Perbuatan MS terungkap setelah salah satu korban menceritakan pada gurunya di sekolah. Lalu sang guru memanggil orangtuanya, Senin (9/3) silam.

Mendengar penjelasan guru, kemudian sang ibu menemui putranya guna menanyakan kebenarannya. Dengan polos korban menceritakan kalau dirinya telah dicabuli.

Tak terima kejadian itu, korban dibawa ke Polsek Ukui untuk melapor. Keempat korban lainnya juga mendatangi dan membuat pengaduan.

Usai menerima laporan, kelima korban divisum ke Puskesmas Ukui. Sedangkan Unit Reskrim Polsek Ukui segera menindak lanjuti untuk menangkap pelaku.

Rupanya, pelaku sudah kabur begitu mengetahui para korban melapor ke polisi. Sekitar sebulan pencarian, akhirnya pelaku  berhasil ditangkap ketika pulang ke rumahnya.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK ketika dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian SH SIK, membenarkan penangkapan tersebut.

‘’Pelaku telah diamankan dan kasusnya kita ambil alih dari Polsek untuk mendalami pemeriksaan. Termasuk mengungkap apa motif di balik aksi pelaku tersebut. Sedangkan hasil pemeriksaan sementara korbannya lima orang yang masih SD,’’ ujar Kasat Reskrim. ***

=
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Tulis Komentar