Digerebek di Kamar Hotel

Bandar Sabu Lompat dari Lantai Tiga

Kamis, 12 April 2018 - 15:50 WIB | dibaca : 349 pembaca

PEKANBARU--MR terpaksa dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Riau. Pria asal Kabupaten Bengkalis yang diduga sebagai bandar narkoba itu mengalami patah tulang pada kaki kiri. Pasalnya, nekat loncat dari lantai tiga Hotel Angkasa Garden saat digerebek petugas Satres Narkoba Polresta Pekanbaru.

Tak sendirian, MR diamankan bersama seorang rekannya berinisial RR. Dari keduanya disita sejumlah barang bukti narkoba.  

‘’Bukti yang diamankan dari tersangka MR, dua paket besar diduga berisikan narkotika jenis sabu. Kemudian empat paket kecil. Keseluruhan beratnya sekitar 58 gram,’’ sebut Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru Kompol Deddy Herman SIK melalui Kanit Opsnal Iptu Noki Loviko SH, Kamis (12/4) siang.

Berbeda dengan RR. Dari pria 32 tahun ini diamankan satu paket kecil Narkotika jenis sabu 0,8 gram.
Penggerebekan itu, sebut Noki, berlangsung pada Rabu (4/11) lalu.

Mulanya mereka mendapat informasi bahwa ada transaksi narkoba di Hotel Angkasa Garden, Jalan Setia Budi, Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru.

Atas perintah Kasat Reserse Narkoba, Iptu Noki bersama tim langsung melakukan penyelidikan. Ternyata informasi itu benar, sehingga langsung dilakukan penggerebekan di salah satu kamar di lantai tiga Hotel Angkasa Garden.

‘’Dari dalam kamar 303, kita amankan dua orang laki-laki. Saat itu bersama seorang wanita berinisial EA,’’ kata Noki.

Saat akan digeledah dan diamankan, tersangka inisial MR melompat dari jendela kamar hotel. ‘’Bersamaan tersangka juga membuang tas merah muda berisi Narkoba,’’ jelas Niko.

Bukannya berhasil melarikan diri, pria 28 tahun ini malah terkapar di parkiran mobil. Ia mengalami patah kaki akibat lompat dari lantai tiga tersebut.

Dalam kamar itu, tim Opsnal sudah mengamankan RR. Saat digeledah, ditemukan satu paket kecil di dalam saku celananya. ‘’Saat ini para tersangka masih kita dalami keterangannya,’’ kata Noki.

1 Cewek dan 3 Pria Diamankan

Di lokasi berbeda, seorang cewek dan tiga pria ditangkap tim Sat Reserse Narkoba Polres Kepulauan Meranti, Rabu (11/4) sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka diduga terlibat jaringan peredaran narkoba.

Tersangka adalah PS, SL, FS dan MN. Keempatnya merupakan warga Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauam Me ranti.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Laode Proyek SH melalui Kasat Reserse Narkoba Iptu Darmanto mengatakan, pertama kali ditangkap adalah tersangka PS. Dia yang sudah menjadi target, diketahui sedang berada di rumahnya di Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebingtinggi.

Untuk menghentikan langkah wanita itu, tim Opsnal yang dipimpin Kasat Reserse Narkoba dan KBO langsung menuju ke rumahnya untuk melakukan penggerebekan dan penangkapan. Ternyata, wanita itu tak sendirian. Di sana ada tiga teman lelakinya.

Dengan disaksikan Ketua RW setempat, petugas melakukan penggeledahan. Sedikitnya sembilan paket diduga Narkotika jenis sabu 1,46 gram berhasil ditemukan.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti lainnya berupa sebuah kotak kaleng permen warna merah jambu tempat penyim panan barang haram tersebut, uang tunai Rp3,2 juta diduga uang hasil penjualan sabu-sabu, satu set alat hisap (bong) dan lainnya.

“Dari hasil interogasi yang kita lakukan terhadap PS, bahwa sabu-sabu tersebut didapat dari IN yang kini telah kita tetapkan sebagai DPO. Sabu-sabu tersebut dititipkan untuk dijual lagi oleh tersangka PS,” kata Kapolres.

Setelah mengantongi identitas pemasok, polisi kembali bergerak cepat. Namun sayang, sang pemasok sabu yang diburu berhasil melarikan diri.

“Keempat tersangka sudah kita amankan bersama barang bukti. Kini, keempatnya masih dalam proses penyidikan lanjutan,” pungkas Laode Proyek. =MX9/mx13

 

=
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Tulis Komentar