Dugaan Korupsi Listrik Masih Lidik

Jumat, 13 April 2018 - 14:18 WIB | dibaca : 31 pembaca

TELUK KUANTAN— Dugaan korupsi dana  listrik sebesar  Rp1,2 miliar tahun 2016 yang melibatkan pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi  saat ini sedang digodok Polres Kuansing. Hal itu disampaikan Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto yang dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kasatreskrim AKP Hotmartua Ambarita.

“Terkait kasus dugaan korupsi dana listrik yang raib tahun 2016 lalu,  saat ini sudah kita tangani, dan prosesnya sedang berlangsung. Untuk saksi yang sudah dimintai keterangan, sudah banyak,” jelas AKP Hotmartua.

Namun dia mengelak menyebutkan berapa jumlah saksi yang sidah diperiksa. “Pada intinya kasus tersebut sedang kita lakukan penyelidikan,   biarkan anggota saya melakukan lidik terlebih dahulu. Jika nanti ada temuan baru,  kami jajaran Polres Kuansing akan terbuka kepada awak media,” kata mantan Kapolsek Singingi Hilir itu.   

Seperti diberitakan sebelumnya,  terungkap raibnya dana listrik sebesar Rp1,2 miliar. Akibatnya, pemerintah terutang ke PLN. “Uang itu sudah di-SPJ-kan, tapi tak dilaksanakan.  Ada kecurigaan dana untuk pembayaran rekening listrik telah raib. Sebab dana untuk pembayaran itu telah dimasukkan dalam APBD 2016 lalu, namun tidak dibayarkan sesuai peruntukannya,” jelas Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi.

Kendatipun sudah dianggarkan dalam APBD perubahan 2016, faktanya Pemkab Kuansing masih menunggak satu bulan pembayaran senilai Rp1 miliar lebih. Kini kisruh itu tengah ditangani Tipikor Polres Kuansing. MX.23


=
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Tulis Komentar