Pulang MTQ, Guru SMA Tewas Dibegal

Selasa, 09 April 2019 - 17:15 WIB   [78 Klik]

Pulang MTQ,  Guru SMA  Tewas Dibegal

JENAZAH Umil Khoiri disemayamkan di rumah duka sebelum dibawa ke tempat pemakaman.

ROHUL--Umil Khoiri (40) menjadi korban keganasan begal di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawa guru SMA Negeri 3 Rambah Hilir itu tetap tak terselamatkan.

Aksi begal sadis itu terjadi di Jalan Lintas Pasir Pengaraian, Simpang Kumu, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Senin (8/4) sekitar pukul 23.00 WIB. Malam itu, korban dalam perjalanan pulang usai menghadiri acara pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Rohul di Komplek Pematang Baih, Desa Pematang Berangan, Pasir Pengaraian.

Sejak kejadian, para netizen heboh membahas peristiwa sadis dan menggenaskan itu di media sosial. Terutama di Facebook. Sebagian ada yang upload video dan foto korban.

Informasi lain menyebutkan, korban diduga dijambret saat melintas di Jembatan Sungai Kumpai, Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir. Korban terjatuh dari sepeda motornya. Sehingga kepalanya terbentur di aspal.

‘’Kebetulan Umil Khoiri ini teman saya sekolah dulu di SMA 3 Rambah Hilir. Informasinya dia dibegal di Jembatan Kumpai Kumu, tidak jauh dari simpang Komplek Makam Raja Rambah,’’ kata warga Rambah Hilir, Husni Budiman yang mengenal korban.

Saat kejadian, warga Desa Muara Musu itu tak sendirian. Dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat, dia memboncongi temannya sesama perempuan. Saat ini dia masih trauma dan belum bisa diminta keterangannya.

Umil Khoiri meninggalkan tiga orang anak dan suaminya H Nurhuda. Selasa (9/4) pagi, jenazahnya dikebumikan di pemakaman Desa Muara Musu, Rohul.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Rohul Drs H Ibnu Ulya MSi telah menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas peristiwa yang dialami Umil Khoiri.

‘’Semoga Allah mengampuni segala kesalahan dan diterima segala amal ibadahnya. Keluarga yang ditinggalkan tetap diberikan kesabaran. Amin ya robbal alamin. Wassalam,’’ kata Ibnu Ulya.

Terpisah, Kapolres Rohul AKBP M Hasyim Risahondua SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Harry Avianto SIK membenarkan kejadian tersebut. Kini pihaknya bersama Polsek Rambah Hilir masih melakukan penyelidikan untuk pengungkapan.

Diakui AKP Harry, sejauh ini pihaknya belum mengetahui pasti kronologis kejadian secara lengkap. Namun yang jelas, malam itu korban dan temannya melintas di tempat kejadian dan didatangi oleh dua orang tak dikenal. Mereka langsung merampas tas korban hingga korban terjatuh.

“Kronologis lengkapnya belum. Pasalnya, teman korban yang selamat belum bisa dimintai keterangan, karena trauma pasca kejadian,’’ ungkap AKP Harry.***

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook