UPTD PKB Keur Pekanbaru Optimistis Capai Target 6 Miliar

Rabu, 10 April 2019 - 12:40 WIB   [36 Klik]
Reporter : Ridho Fernandes
Redaktur : Oce E Satria

UPTD PKB Keur Pekanbaru Optimistis Capai Target 6 Miliar

Kepala UPTD PKB, Muhammad Nasri

KORANMX.COM, PEKANBARU—Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Keur, optimistis mampu mencapai target yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Pekanbaru sebesar Rp6 miliar di tahun 2019 ini.

Hal itu disampaikan langsung Kepala UPTD PKB Dishub Kota Pekanbaru, Muhammad Nasri SHMSi kepada koranmx.com saat ditemui di ruang kerjanya. Nasri mengungkapkan, bahwa UPTD PKB  optimistis untuk mencapai angka sebsar yang ditargetkan itu.

“Walau pada tahun lalu hanya mencapai 80 persen dari target, tapi untuk 2019 ini kami akan upayakan 100 persen tercapai. Namun upaya kita mencapai target itu, kita terus membuat imbauan kepada kendaraan angkutan, barang, penumpang, dan ambulan,” ungkapnya.

Imbauan dimaksud, kata Nasri, dibuat dalam bentuk selebaran yang akan diberikan ke masing-masing satuan kerjanya, seperti perusahaan-perusahan otobus yang memiliki trayek. Sementara untuk mobil ambulan, diberikan imbauan dalam bentuk selebaran itu ke rumah sakit atau kliniknya.

“Upaya lain seperti razia-razia juga kita gelar dari tim pengawasan Dinas Perhubungan sendiri. Razia itu rutin kita gelar untuk melihat kelengkapan dokumennya, apakah kendaraan tersebut sudah melakukan pengujian setiap enam bulannya atau belum, dan juga mengenai  kelayakan jalan kendaraan tersebut,” bebernya.

Namun jika dalam razia tersebut ditemukan kendaraan  belum melakukan pengujian, maka dari tim di lapangan yang merazia akan mengarahkan untuk melakukan pengujian kendaraan bermotor.

“Hingga sanksi terberatnya untuk kita kandangkan jika kendaraan tersebut tidak memenuhi prosedur. Karena di sini kita sesuai standar yang berlaku dalam pengujian kendaraan, apakah layak atau tidaknya kendaraan tersebut, dan jika saat kita lakukan pengujian, dan dari hasil kita tidak layak uji, maka suratnya tidak kita keluarkan,”  ungkapnya.

Ditambahkan Nasri, agar seluruh kendaraan bermotor, baik itu angkutan, penumpang, dan barang, agar rutin melakukan pengujian kendaraan bermotornya setiap enam bulan sekali, agar mengetahui layak atau tidaknya kendaraan ini operasikan, dan ini juga menyangkut keselamatan di jalan raya maupun keselamatan orang banyak, ujar Nasri.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook