Satu Ditembak

5 Perampok Sadis Diamankan

Rabu, 10 April 2019 - 16:49 WIB   [145 Klik]

5 Perampok Sadis Diamankan


POLDA Riau menggelar ekspos penangkapan lima perampok sadis. Mereka diketahui sindikat yang menewaskan janda beranak tiga di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Dari pengakuan pelaku, korban bukan merupakan target sebenarnya, tapi hanya kebetulan.

Lima perampok yang ditangkap merupakan otak pelaku dan pemilik senjata api serta seorang eksekutor yang menembak kepala bagian kiri korban. Aksi para tersangka tergolong sadis.

Menurut keterangan yang diperoleh kepolisian mengatakan, pelaku Pak Lek Heri selaku eksekutor menembak korban dikarenakan melawan dan ingin berteriak.    

‘’Awalnya informasi kita dapatkan dari Bhabinkamtibmas di Desa Ramba Samo bahwa ada seorang yang meninggal dunia. Saat dilakukan olah TKP kami menemukan selongsong peluru, dan dari sana kami simpulkan, wanita itu merupakan korban pembunuhan dari aksi perampokan karena diikuti dengan adanya benda berharga korban hilang,’’ terang Kasat Reskrim Polres Rohul Harry Avianto mewakili Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Riau dalam penyampaian ekpos kasus, Rabu (10/4) siang.    

Dijelaskannya, lima perampok diamankan, Jumat (5/4) lalu. Polisi pertama sekali berhasil menangkap tersangka Bawok selaku otak pelaku yang merencanakan aksi perampokan dan menggambar situasi dan kondisi korban di Palas, Rumbai.

Bawok mengantarkan petugas untuk meringkus tersangka Antoni si pemilik senjata api di Kota Duri, Bengkalis. Bersamaan dengan itu tersangka Antoni yang turut diamankan harus dihadiahi tembakan terukur di bagikan kaki kanan karena berusaha melawan petugas.

Berselang beberapa jam kemudian, masih di Kota Duri, petugas juga mengamankan tersangka Ashari sebagai perantara Bawok dengan Antoni untuk memperoleh senjata api.   

’Untuk tersangka H (Pak Lek Heri) selaku eksekutor yang menembak korban kita amankan di Sijunjung, Sumbar, setelah sebelumnya kami mendapatkan informasi tersangka berada di Kuansing,’’ kata Harry.   

Dari keterangan pelaku yang diperoleh polisi aksi perampokan yang ingin dilakukan para tersangka sebenarnya bukan terhadap korban di Desa Rambo Samo, Rohul.    

‘’Sebenarnya para pelaku sebelumnya mau melakukan aksi perampokannya di daerah Sumatera Barat. Tapi karena mendapatkan informasi dari tersangka Bawok di Desa Ramba Samo ini ada target. Maka perampokan dilakukan disana,’’ tambah Harry.    

Sementara itu, dari wawancara Pekanbaru MX dengan tersangka Bawok diketahui, dijadikannya janda beranak tiga tersebut dikarenakan menurut pantauan pelaku, korban merupakan salah seorang warga yang berkecukupan di desa tersebut.

Situasi korban pun menurut pengakuan tersangka, dirinya tak perlu intens memperhatikan aktivitas korban karena tersangka Bawok sendiri merupakan warga setempat.    

‘’Sebenarnya tiba-tiba. Saya tidak merencanakannya lama, gak terlalu saya gambar kali. Karena saya tinggal disana,’’ akunya yang juga mengaku telah tinggal di Desa Ramba Samo tersebut selama enam bulan.    

Pengungkapan kasus perampokan sadis ini masih terus dikembangkan Polda Riau, karena satu dari pelaku masih belum berhasil diringkus dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). =MG2



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook