Anak Temukan Ayah Tewas di Ruang Tamu

Kamis, 11 April 2019 - 16:11 WIB   [118 Klik]

Anak Temukan Ayah Tewas di Ruang Tamu

Petugas mengevakuasi korban gantung diri.

PEKANBARU—Dalam kondisi ke takutan, Bintang bergegas menemui abangnya Martin yang sedang tidur. Bocah 11 tahun itu baru saja melihat bapaknya sudah terbujur kaku dengan posisi tergantung di antara ruang tamu dengan dapur.

‘’Bang.. bang bangun. Coba lihat bapak,’’ kata Bintang kepada pria 20 tahun itu.

Seketika Martin bangun. Begitu melihat bapaknya Rius Hensam Silalahi sudah tidak bernyawa lagi, ia meminta tolong kepada tetangga.

Tak lama kemudian, informasi tersebut sampai ke Bripka Hebron, Babhinkamtibmas Kelurahan Palas. Lalu  melapor ke Polsek Rumbai.

‘’Tadi kita dihubungi sekitar pukul 08.10 WIB. Dan saya langsung lapor ke Polsek. Kemudian, tim piket dan tim identifikasi langsung datang ke lokasi,’’ ungkap Hebron.

Tim yang turun ke lokasi mendapati korban dalam posisi leher tergantung menggunakan seutas tali nilon yang terikat di penyangga atap. Usai diidentifikasi, jasad korban dievakuasi.

Informasi yang dirangkum di lapangan, korban dikabarkan tewas karena bunuh diri. Korban diduga stres karena sudah lama mengidap sakit tumor di bagian belakang lehernya.

Sejak sakit, korban tidak lagi bekerja. Untuk biaya hidup sehari-hari, hanya istri korban yang bekerja sebagai mencari ampas.

Saat tim identifikasi melakukan evakuasi, istri korban disapa Boru Juntak tampak histeris. Ia tak menyangka suaminya berbuat nekat.

‘’Kalau soal makan dan sewa rumah, kita tidak perlu pusing. Pemilik rumah ngerti kesusahan kita pak Martin. Kenapa lah kau bunuh diri pak Martin,’’ katanya sembari menangis.

Menurut masyarakat sekitar, korban juga pernah mencoba bunuh diri dengan cara berbaring di jalan. Namun, warga yang mengenal korban langsung menolongnya.

‘’Sebelumnya dia pernah bunuh diri di Jalan Siak II. Namun, digagalkan,’’ ungkap warga yang tak mau disebutkan namanya.

Dari tempat kejadian, jenazah korban dievakuasi menggunakan mobil ambulans milik RS Bhayangkara Polda Riau.

Kanit Reskrim Polsek Rumbai Iptu Raja Handayani menyebutkan, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau. ‘’Memang awalnya pihak keluarga enggan jasad korban diotopsi, tapi visum kan merupakan SOP kita,’’ ungkap Raja. =mx9



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook