18 Wanita Terjaring Razia Pekat

Jumat, 12 April 2019 - 16:15 WIB   [227 Klik]

18 Wanita Terjaring Razia Pekat

Mereka yang terjaring razia didata di markas Pol PP Kampar.

BANGKINANG—Sebanyak 18 wanita terjaring operasi pekat (penyakit masyarakat) di Kecamatan Kampar Kiri, Kamis (11/4) malam.

Operasi yang melibatkan personel TNI dan Polri ini dilakukan di seputaran Lipat Kain, terutama pada beberapa lokasi,  di antaranya Cafe Ita Centol, Cafe Forzen, Cafe Marison dan Cafe Warno.

“18 wanita ini kita tangkap di beberapa lokasi di Lipat Kain,” kata Kasatpol PP Kampar, Hambali, SE melalui Sekretaris, Drs Agustar, Jumat (12/4).

Dijelaskannya, selain menjadi kegiatan rutin Satpol PP Kampar, operasi ini sekaligus menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Riau nomor 300/Pol PP/II/388 tanggal 25 Februari 2019 tentang ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Provinsi Riau.

Sementara, Kabid Gakda Elfauzan mengatakan, Operasi Pekat ini rutin dilakukan sampai bulan suci Ramadan dan ia memastikan seluruh kafe di Kampar sudah diberi surat peringatan.

“Untuk itu, kami mengimbau kepada pemilik kafe untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum dalam rangka Pemilu ini. Berhubungan bulan Ramadan juga sudah dekat  jaga marwah Kabupaten Kampar sebagai negeri serambi Mekahnya Riau,” tegas Elfauzan.

Ia mengakui bahwa ada sanksi kepada pemilik kafe berdasarkan Perda jika mempekerjakan dan menyediakan wanita malam.

“Sanksi penjara 3 bulan dan denda 50 juta. Semoga para pemilik menyadari hal ini,” harapnya.

Ke-18 pekerja kafe ini masih berada di markas Pol PP Kampar untuk didata dan dilakukan pembinaan yang dibantu oleh Dinas Sosial Kabupaten Kampar. =MX18



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook