Sepekan Hilang di Rumah Nenek

Bocah Tewas di Kebun Sawit

Jumat, 12 April 2019 - 16:28 WIB   [74 Klik]

Bocah Tewas  di Kebun Sawit

Petugas dibantu warga mengevakuasi jasad bocah perempuan yang ditemukan warga dalam parit perkebunan sawit.

ROHUL--Rasa penasaran menghantui pikiran Sarwono alias Lek. Secara tak sengaja, warga Desa Bonai, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) itu mencium bau menyengat ketika memanen kelapa sawit milik warga sekitar, Kamis (11/4) sekitar pukul 09. 00 WIB.

Awalnya, Lek yang kebetulan bersama rekannya Syahriadi alias Adi menduga jika bau tadi bersumber dari bangkai binatang.

Sehingga pria 48 tahun ini melanjutkan pekerjaannya.
Lantaran tak nyaman bekerja, Lek langsung mencari sumbernya. Begitu mendekati parit, aroma tak sedap itu semakin menyengat.

Ketika dilihat dari dekat, Lek dibuat kaget. Rupanya dalam parit itu ada sesosok mayat yang diperkirakan masih berusia anak-anak. Jenis kelaminnya perempuan.
Dalam kondisi panik, Lek dan rekannya menghentikan pekerjaannya. Lalu meminta tolong kepada warga sekitar.

Dari mulut ke mulut, kabar penemuan mayat bocah perempuan itu cepat menyebar. Sehingga tempat kejadian perkara (TKP) ramai didatangi warga.

Pihak kepolisian yang mendapat informasi dari warga langsung melakukan olah TKP. Lalu jasad korban dievakuasi ke rumah sakit untuk divisum.

Kapolres Rohul AKBP M Hasyim Risahondua SIK MSi melalui Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Reza Effyandi, menyebutkan, berdasarkan hasil penyelidikan, identitas korban diketahui. Namanya adalah Alya Abela (5) warga Dusun II Kasang Salak, Desa Bonai Kecamatan Bonai Darussalam, Rohul.

Ternyata, bocah malang itu sudah dilaporkan hilang sejak Jumat (5/4) lalu. Menurut pihak keluarga, awalnya korban yang berada di rumah neneknya Rusni di Dusun II, Kasang Salak, RT 019, RW 007, Desa Bonai disuruh tidur.

Permintaan sang nenek tak dituruti korban. Ia masih ingin bermain di luar rumah hingga. Sehingga neneknya tertidur.

Kemudian sekitar pukul 17.30 WIB, nenek korban terbangun. Ia langsung mencari korban, namun ia tidak melihatnya di sekitar rumah.

Bersama keluarga dan masyarakat, sang nenek kembali melakukan pencarian. Sayang, tidak berhasil ditemukan. Sehingga dilaporkan ke pihak kepolisian.

‘’Selama sepekan keluarga korban dan pihak kepolisiam dan warga sekitar terus melakukan pencarian. Kamis kemarin baru ditemukan. Untuk penyebab kematiannya, masih dalam penyelidikan,’’ ungkapnya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook