Kasus Korupsi di Dispora Riau

JPU Berencana Hadirkan Sejumlah PPTK

Minggu, 14 April 2019 - 16:04 WIB   [45 Klik]

JPU Berencana Hadirkan Sejumlah PPTK


PEKANBARU—Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pekanbaru akan memanggil beberapa orang saksi ke persidangan dalam perkara dugaan korupsi sejumlah proyek sarana dan prasarana di Dispora Riau. Dalam perkara ini, ada dua orang pesakitan sebagai terdakwa.

Terdakwa yakni Mislan selaku Kabid Sarana dan Prasarana di Dispora Riau sekaligus  Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek tersebut dan Abdul Harris selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Terkait dengan saksi-saksi yang akan dipanggil JPU dalam perkara itu yakni, sejumlah PPTK yang terlibat dalam 147 item pekerjaan.

“Sedang kita agendakan (untuk menghadirkan beberapa orang PPTK,” ucap Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejari Pekanbaru Yuriza Antoni SH saat dikonfirmasi Pekanbaru MX.

Diketahui, dalam kegiatan yang berlangsung pada tahun 2016 lalu dengan anggaran sebesar Rp20 miliar lebih itu, ada beberapa orang PPTK yang ditunjuk oleh Kepala Dispora Riau Doni Aprialdi saat itu. “Ada beberapa orang, tapi saya lupa. Salah satu PPTK-nya kan jadi terdakwa (Harris),” ucapnya.

Untuk diketahui, dalam persidangan yang menghadirkan Kepala Dispora Riau Doni Aprialdi sebagai saksi, dikatakan bahwa dalam kegiatan sarana dan prasarana Dispora Riau itu, proyeknya dipecah-pecah. Hal itu dilakukan agar terjadi penunjukan langsung (PL) terhadap rekanan yang mengerjakan kegiatan tersebut.

Terungkapnya adanya dugaan korupsi ini berawal pada tahun 2016 saat BPKP Provinsi Riau melakukan audit. Dalam hasil audit itu, didapati kerugian negara sebesar Rp3,6 miliar. Atas hal itu, Dispora Riau diberi waktu untuk menyelesaikannya, dengan berkoordinasi bersama inspektorat. =MX10



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook