Terpidana Korupsi Pelabuhan Dorak Ajukan PK

Minggu, 14 April 2019 - 16:12 WIB   [42 Klik]

Terpidana Korupsi Pelabuhan Dorak Ajukan PK


PEKANBARU—Terpidana korupsi di Provinsi Riau kembali mengajukan peninjauan kembali (PK) atas vonis kasasi di tingkat Makamah Agung. Kali ini Suwandi Idris, mantan Pejabat Perwakilan Kepala Kantor Pertahanan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Suwandi Idris sempat berstatus terdakwa dalam perkara korupsi pengadaan lahan pembangunan Pelabuhan Dorak di Kabupaten Kepulauan Meranti, bersama tiga orang lainnya.

Namun dalam vonis di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, yang saat itu dipimpin oleh hakim ketua Rinaldi Trihandoko SH MH, Suwandi Idris divonis bebas.

Menurut majelis hakim, perbuatan Suwandi Idris tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan korupsi sebagaimana dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti. Atas vonis bebas yang diberikan kepada Suwandi Idris, JPU langsung menyatakan kasasi ke Makamah Agung.

Dalam perjalanannya, kasasi menyatakan Suwandi Idris terbukti bersalah melakukan korupsi dalam pengadaan lahan pembangunan Pelabuhan Dorak. Dia dijatuhi pidana penjara selama enam tahun.

PK yang diajukan oleh terpidana Suwandi Idris itu dibenarkan Panitera Muda (Panmud) Tipikor Pengadilan Negeri Pekanbaru Rosdiana Sitorus SH saat dikonfirmasi Pekanbaru MX.

“Benar, seorang terpidana korupsi atas nama Suwandi Idris mengajukan PK ke sini (Pengadilan Negeri Pekanbaru,” ucapnya.

Suwandi Idris mengajukan PK karena pihaknya memiliki novum (alat bukti baru), yang belum pernah dihadirkan dalam persidangan. ?”PK diajukan karena terpidana memiliki novum,” lanjutnya.

Terkait dengan PK, saat ini tengah disusun majelis hakim untuk menyidangkannya. ”Majelis hakim belum ditunjuk. Berkas sudah di Ketua Pengadilan (Bambang Myanto SH MH) untuk menunjuk majelis hakim yang akan menyidangkan perkara ini,” tambahnya.

Sebelumnya, JPU menuntut Suwandi Idris dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan denda Rp100 juta atau subsider enam bulan. =MX10



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook