Kapal Pengangkut Barang Ilegal Ditangkap

Minggu, 14 April 2019 - 16:45 WIB   [111 Klik]
Reporter : Adi Chandra
Redaktur : Oce E Satria

Kapal Pengangkut  Barang Ilegal Ditangkap

Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto mengekspos barang-barang ilegal yang disita dari Kapal Dua Bersaudara GT 34 di Perairan Sungai Siak, Kabupaten Bengkalis.

KORANMX.COM, DUMAI—Tim Fleet One Quick Response (F1QR) I Lanal Dumai mengamankan Kapal Motor (KM) Dua Bersaudara GT 34 di Perairan Sungai Siak, Kabupaten Bengkalis. Muatannya berupa barang impor ilegal.

Danlanal Dumai, Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto mengatakan, penangkapan bermula dari informasi intelijen yang diterima pada Kamis (11/4/2019). Dimana ada kapal yang mengangkut barang impor lewat di Sungai Siak menuju  Pekanbaru.

Sekitar pukul 21.00 WIB, tim F1QR  Lanal Dumai melaksanakan patroli dan penyekatan di Perairan Bengkalis dan Sungai Siak.

Keesokan harinya, Jumat, (12/4) sekitar pukul 06.00 WIB, tim F1QR I Lanal Dumai mendeteksi adanya kapal kargo kayu GT 34 masuk Sungai Siak. Saat itu juga dilakukan pengejaran, penangkapan dan penyelidikan (Jarkaplid).

”Didapati nama Kapal KM Dua Saudara 89 GT 34, jenis kapal kargo berbendera Indonesia yang dinahkodai oleh KM, dengan 4 orang ABK. Masing-masing berinisial RS, JL, ED, AL yang semuanya merupakan warga Selat Panjang,” kata Danlanal saat menggelar konferensi pers di Mako lanal Dumai Sabtu (13/4).

Menurut Danlanal, sempat terjadi kejar-kejaran antara tim F1QR dengan KM Dua Bersaudara saat dilakukan penangkapan. Akhirnya tim F1QR berhasil menghentikan laju kapal tersebut tanpa perlawanan.

Mereka, kata Danlanal, diduga melakukan pelanggaran membawa muatan barang larangan terbatas atau tidak masuk dalam manifest dan diduga muatan berasal dari luar negeri atau produk impor. Ini melanggar UU RI Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

”Setelah diperiksa, kapal tersebut mengangkut 289 bal barang bekas, 4 goni sepatu bekas, bawang merah seberat 5 ton, bawang putih sekira 2 ton dan minuman beralkohol merek Tiger sebanyak 70 kes,” terang Danlanal.

Saat ini kapal dan seluruh ABK diamankan di Lanal Dumai untuk dilaksanakan penyidikan dan proses hukum lebih lanjut. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook