Baktiku Negeriku Telkomsel

Program CSR Telkomsel Menangkan Dua Gelar Champion

Kamis, 09 Mei 2019 - 13:37 WIB   [19 Klik]

Program CSR Telkomsel Menangkan Dua Gelar Champion

Sekretaris Jenderal International Telecommunication Union (ITU), Houlin Zhao (tengah), Direktur Jenderal Pos dan Pemberdayaan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Prof. Ahmad M. Ramli (tengah kiri), Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa Hasan Kleib (tengah kanan) bersama para Champion WSIS Prizes dari Indonesia saat acara The World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2019 di Jenewa – Swiss

JAKARTA-Berkomitmen untuk mendukung pembangunan Indonesia melalui teknologi, Telkomsel konsisten menghadirkan program-program berbasis digital hingga ke wilayah pelosok. Salah satu inisiatif 
yang dilakukan adalah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang diberi nama Baktiku Negeriku (BN).

Program ini, berhasil mendapat pengakuan sebagai Champion bersama 72 karya pilihan lainnya dari seluruh dunia yang menyisihkan 1062 inisiatif dalam kompetisi ajang bertaraf internasional bidang 
Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) The World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2019 yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa-Swiss, 9 April 2019.

Melalui tahapan seleksi secara ketat oleh International Telecommunication Union (ITU) sebagai badan tertinggi PBB pada bidang teknologi dan informasi, BN memenangi dua kategori sekaligus dari 
18 kategori yang dikompetisikan.
    
Yaitu kategori e-business dengan proyek Baktiku Untuk Petani dan kategori e-agriculture untuk submisi kegiatan Baktiku Negeriku.
    
General Manager CSR Telkomsel, Tubagus Husniyullah mengatakan ''Tahun lalu, pada fase pertama, program BN telah berhasil meraih gelar Champion di ajang yang sama. Mendapatkan kembali dua 
penghargaan sekaligus, menjadi sebuah apresiasi bagi Telkomsel yang menegaskan bahwa inisiatif kami untuk mendukung terwujudnya ekosistem Indonesia Digital melalui program edukasi teknologi 
kepada masyarakat hingga ke pelosok desa, telah diakui oleh dunia,'' kata Tubagus Husniyullah.
   
 ''Sebuah pengakuan yang juga menuntut kami untuk terus melakukan inovasi dalam bidang teknologi yang mampu memberi dampak besar terhadap peningkatan kehidupan masyarakat dan lingkun
gannya,'' tambahnya.

Dalam kategori e-business, Telkomsel mengunggulkan inisiatif "Baktiku Untuk Petani" sebagai bagian dari program Baktiku Negeriku yang mengenalkan platform dan aplikasi pemasaran melalui daring (e-commerce) sebagai solusi kepada petani untuk mengurangi ketergantungan pada perantara atau tengkulak yang biasanya bertindak sebagai jembatan antara petani dan konsumen.
    
Dengan aplikasi ini, petani memiliki keleluasaan dalam bertransaksi jual-beli langsung dengan konsumennya. Sementara itu, kategori e-agriculture mengusung karya pilihan program Baktiku 
Negeriku dengan menghadirkan platform serta aplikasi yang mendukung program edukasi kepada masyarakat desa.
    
Edukasi yang diberikan meliputi kewirausahaan, literasi keuangan dan pemasaran secara digital melalui pemanfaatan platform aplikasi digital yang juga bernama Baktiku Negeriku.

Penganugerahan pemenang diberikan langsung oleh Sekretaris Jenderal International Telecommunication Union (ITU), Houlin Zhao. Para Champion WSIS Prizes tersebut didampingi khusus oleh Direktur Jenderal Pos dan Pemberdayaan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Prof Ahmad M Ramli bersama dengan Hasan Kleib (Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa), WTO dan organisasi internasional lainnya bersama Delegasi RI.

''Dalam pelaksanaan dan eksekusi sosialisasi di lapangan, Telkomsel   melibatkan para karyawan dari seluruh Indonesia untuk menjadi eksekutor melalui program kerja sukarela atau Employee Volunteer. Mereka berkolaborasi dengan organisasi Serikat Pekerja Telkomsel atau SEPAKAT dalam mewujudkan kontribusi secara langsung membangun masyarakat digital Indonesia. Aksi ini sekaligus bertujuan untuk membangun kedekatan antara institusi dengan masyarakat sekitar tempat mereka berkarya,'' pungkas Tubagus.

Baktiku Negeriku sendiri memiliki tujuan pengembangan 4 aspek utama, yaitu stakeholder relationship, community development, employee involvement serta industrial relationship dengan mengko
laborasikan Corporate Management melalui keterlibatan Serikat Pekerja Telkomsel.

Kegiatan utama program ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat desa yang dilakukan oleh para karyawan secara sukarela, dengan materi tentang kewirausahaan. =mx2

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook