Menunggak Bayar Sewa

Satpol PP Tertibkan Penghuni Rusunawa

Jumat, 10 Mei 2019 - 14:45 WIB   [15 Klik]

Satpol PP Tertibkan Penghuni Rusunawa


PEKANBARU—Upaya penertiban bagi penghuni Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Yos sudarso Rumbai, yang tidak membayar dan menunggak uang sewa, pekan depan mulai ditertibkan.    

Sebanyak 150 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Pekanbaru, bakal dikerahkan. ‘’Untuk tahap awal penertiban, akan dilakukan persuasif terlebih dahulu,’’ ujar Kasat Pol PP Pekanbaru Agus Pramono, kepada Pekanbaru MX.     

‘’Kita akan lakukan komunikasi langsung dengan para penghuni Rusunawa yang menunggak itu. Mereka juga akan memperoleh surat peringatan dari petugas kita, yang berisi himbauan untuk mengosongkan Rusunawa, bagi penghuni yang menunggak,’’ tambahnya.     

Dijelaskan Agus Pramono, bahwa surat peringatan pengosongan itu adalah hasil dari tim Yustisi Kota Pekanbaru, karena keberadaan penghuni Rusunawa yang tidak membayar uang sewa sudah sangat merugikan.    

Jadi pemberian surat peringatan pengosongan ini, merupakan serangkaian kegiatan penertiban penghargaan sewa yang sudah menunggak hampir 5 bulan, jadi mereka yang menunggak dan tidak mau membayar uang sewa, harus mengosongkan tempat tinggalnya masing masing.     

Untuk tahapan awal penertiban ini, rencananya akan mengerahkan sebanyak 100 personel hingga 150 personel, dan akan di mulai Senin (13/5) mendatang. Jumlahnya sekitar 57 KK yang akan ditertibkan, dari total 80 KK. ‘’Kita akan berikan waktu 3 hari untuk pengosongan,’’ ujar Pramono.     

Diketahui sebelumnya bahwa Rusunawa yang berada di Jalan Yos Sudarso, Rumbai itu telah dihuni sebanyak 80 kepala keluarga (KK), dari total 96 Rumah yang tersedia, dan para penghuni Rusunawa sudah mulai menempatinya sejak tahun 2018 lalu.     

Namun Pemerintah Kota Pekanbaru, mulai memberlakukan tarif terhitung sejak bulan Januari 2019 lalu. Kepada penghuni Rusunawa, dan sosialisasi pemberlakuan dan besaran tarif kepada penghuni, juga sudah dilakukan sejak Oktober 2018.   

Semetara besaran tarif yang telah diatur dalam peraturan Walikota (Perwako) nomor 160 tahun 2015, adalah sebesar Rp175 ribu hingga Rp275 ribu, dan belum termasuk biaya listrik, dan tunggakan para penghuni Rusunawa sendiri bervariasi. Ada yang dua bulan, tiga bulan, bahkan ada sama sekali yang belum membayarnya. =MG1



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook