RS Awal Bros Panam Resmikan Ruangan Baru Hemodialisis

Jumat, 10 Mei 2019 - 14:55 WIB   [51 Klik]

RS Awal Bros Panam Resmikan  Ruangan Baru Hemodialisis

Direktur RS Awal Bros Panam dr Mutiara Arcan MARS dan Sekcam Tampan Syafrianto meresmikan ruangan baru Hemodialisis.

PEKANBARU—Meningkatnya jumlah pasien gagal ginjal yang melakukan cuci darah membuat Rumah Sakit (RS) Awal Bros Panam terus meningkatkan pelayanan. Salah satunya dengan menambah ruangan Hemodialisis.

Ruangan baru Hemodialisis ini berada di lantai 3 RS Awal Bros Panam, Jalan HR Soebrantas, Kecamatan Tampan. Peresmiannya ditandai dengan acara pemotongan pita oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Tampan Syafrianto didampingi Direktur RS Awal Bros Panam dr Mutiara Arcan MARS.

Jumat (10/5) pagi itu, juga digelar acara pelantikan kepengurusan komunitas ‘Sayang Ginjal’. Ketuanya Masnur, salah satu pasien yang menggunakan layanan Hemodialisis di RS Awal Bros Panam.

‘’Sebenarnya bukan peresmian ruangan baru, tetapi peresmian penambahan ruangan baru. Jadi memang sejak RS Awal Bros Panam berdiri di tahun 2014 lalu, kita sudah ketiga kalinya bearti dengan ini melakukan pengembangan pelayanan Hemodialisa,’’ kata Direktur RS Awal Bros Panam dr Mutiara Arcan MARS.

Di ruangan baru ini ada enam unit mesin untuk cuci darah. Penambahan dilakukan karena kebutuhan Hemodialisa terus meningkat dari waktu ke waktu.

‘’Dulu kita punya enam mesin, ditambah dengan mesin yang ada di ruangan intensif. Lalu dilakukan penambahan empat mesin lagi. Terbaru ini kita menambah enam unit mesin,’’ ujarnya.

‘’Kalau kita lihat angka kejadian, memang dari tahun ke tahun meningkat. Kenapa meningkat, karena usia harapan hidup meningkat. Usia orang tua lebih banyak, sehingga resiko terjadinya gagal ginjal juga meningkat,’’ sambungnya.

Diabetes dan hipertensi, sebut Mutiara Arcan, penyakit terbanyak yang menyebabkan terjadinya gagal ginjal. Angkanya meningkat.

‘’Dulu tidak banyak yang bisa melakukan Hemodialisa, karena masalah biaya. Seminggu itu minimal dua kali. Tapi dengan adanya BPJS sejak tahun 2014 dan Hemodialisa ini ditanggung, akses masyarakat untuk mendapatkan pelayanan ini meningkat,’’ sebutnya.

Ternyata, dari penelitian menyebutkan bahwa dua dari tiga orang yang hemodialisa, produktivitasnya baik. Bahkan, bisa hidup seperti orang normal.

‘’Itu juga dasarnya kenapa RS Awal Bros Panam membentuk komunitas. Pasiennya tambah banyak. Sebulan jumlah tindak hemodialisa bisa sampai 500 tindakan. Bahkan, pagi, siang dan malam terisi semuanya,’’ ungkapnya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook