Paska Kerusuhan, Napi Dipindah ke Rutan Pekanbaru, Rengat dan Lapas Bengkalis

Sabtu, 11 Mei 2019 - 14:13 WIB   [151 Klik]
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Paska Kerusuhan, Napi Dipindah ke  Rutan Pekanbaru, Rengat dan Lapas Bengkalis


KORANMX.COM, PEKANBARU -- Kepala Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkunham) Riau, Muhammad Diah menyatakan, pihaknya tengah melakukan proses evakuasi terhadap ratusan napi dari Rumah Tahanan Kelas II B Siak.

Ratusan napi yang akan dipindahkan itu, kata M Diah, akan dibagi ke tiga tempat yakni ke Rutan Pekanbaru, Rutan Rengat dan Lapas Bengkalis.

''Hari ini kita upayakan semua napi sudah dievakuasi,'' jawab M Diah.

Terkait pemicu kerusuhan tersebut, Diah menegaskan, siapa pun petugas rutan yang melakukan tindakan tanpa batas, tidak sesuai dengan SOP, pasti ada sanksi hukumnya.

Namun, kata Diah, untuk mengetahui adanya pelanggaran itu, perlu adanya pemeriksaan lebih lanjut.

''Kerusuhan terjadi karena sebelumnya petugas akan melakukan pengembangan terhadap salah seorang napi wanita yang ketahuan narkoba. Namun dikabarkan diduga adanya penyalahgunaan tugas,'' katanya.

BERITA TERKAIT:

Rutan Siak Terbakar, Napi Ngamuk, Seorang Perwira Polisi Tertembak

Rutan Siak Terbakar, Ratusan Napi Diperkirakan Kabur

Gara-Gara Sipir Main Kasar ke Napi Wanita

Tapi menurut Diah, terkait penanganan dari petugas yang tidak sesuai SOP itu, itu sebenarnya teknik untuk mengetahui.  Karena sedang pengembangan.

Diah menegaskan, jika memang adanya tindakan petugas di luar SOP, pastinya akan ada sanksi nya.

''Soal sanksi pasti kita terapkan sesuai PP 53,'' tegas Diah.

Untuk petugas yang dilaporkan melakukan tugas melampaui batas, pihaknya sementara akan menarik ke kantor Kanwil, untuk dilakukan pengembangan.

Mengenai jumlah petugas yang akan dilakukan pemeriksaan, Diah mengaku belum mengetahuinya karena sedang dilakukan pengembangan.

''Untuk berapa petugas nya sedang kita kembangkan,'' terang Diah.

Sebelumnya, kerusuhan terjadi di Rutan Kelas II B Siak. Kerusuhan yang berujung pembakaran itu duga kuat, dipicu perlakuan petugas yang main pukul terhadap salah seorang tahanan yang ketahuan menggunakan narkoba. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook