Tahanan Kabur Ditembak

Senin, 13 Mei 2019 - 16:17 WIB   [81 Klik]

Tahanan Kabur Ditembak

Kasi Intelijen Kejari Inhu Bambang Dwi Saputra SH MH membawa terdakwa Erik di RSUD Indrasari Rengat usai dilumpuhkan karena melawan dan mencoba melarikan diri saat akan diamankan.

INHU—Setelah lebih kurang tiga pekan lamanya dalam pelarian, akhirnya Erik Kasanova berhasil ditangkap oleh Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu (Inhu) yang dibantu oleh Satuan Reskrim Polres Inhu, Senin (13/5) sekira pukul 04.00 WIB dini hari. Erik ditangkap di tempat persembunyiannya di Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Informasi tentang penangkapan Erik Kasanova itu disampaikan langsung oleh Kajari Inhu Hayin Suhikto SH MH melalui Kasi Intelijen Kejari Inhu Bambang Dwi Saputra SH MH kepada Pekanbaru MX, Senin (13/5).

“Benar, Erik kita amankan Senin tanggal 13 Mei 2019 sekira pukul 04.00 WIB subuh tadi di Desa Bulu , Kecamatan Seberida, Inhu,” ungkapnya.

Lebih jauh disampaikannya lagi, sebelum penangkapan, Tim Intelijen Kejari Inhu mendapat informasi tentang keberadaan terdakwa Erik Kasanova alias Erik Kambing, terdakwa dalam kasus tindak pidana Narkotika yang melarikan diri sebelum divonis.

“Selanjutnya Tim Intelijen Kejari Inhu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan penangkapan terhadap terdakwa dan berhasil menangkap kembali terdakwa,” papar Bambang.

Selanjutnya terdakwa tersebut sampai saat ini masih berada di Kejari Inhu guna dimintai keterangan dan proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, rekan Erik yang juga melarikan diri pada hari yang sama, bernama Jon alias Ijon masih dalam pengejaran Tim Intelijen dan aparat Kepolisian.

Dari hasil pantauan di lapangan, saat akan diamankan, Terdakwa Erik kasanova malah melakukan perlawan saat hendak diamankan oleh Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Inhu. Dengan terpaksa, petugas memberikan hadiah timah panas.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Erik Kasanova merupakan tahanan Kejaksaan Negri (Kejari) Inhu diketahui berhasil kabur dari Rutan Kelas II B Rengat dengan temannya Jony yang hingga saat ini masih masuk dalam Datar Pencarian Orang (DPO) berhasil kabur 16 April 2019 lalu.

Untuk diketahui bahwa Erik sendiri sudah divonis oleh PN Rengat 8 Mei lalu dengan 9 tahun penjara dengan denda 800 juta subsidet 3 bulan penjara, ini naik dari tuntutan jaksa, yang menuntut terdakwa dengan kurungan badan 7 tahun penjara. =MX21



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook