Jaksa Tahan Pengelola KMP Tasik Gemilang

Senin, 13 Mei 2019 - 16:24 WIB   [230 Klik]

Jaksa Tahan Pengelola KMP Tasik Gemilang

tersangka dugaan korupsi operasional KMP Tasik Gemilang berinisial YA ditahan pihak kejaksaan setelah menjalani proses tahap II.

PEKANBARU—Setelah mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis JA dilakukan tindakan penahanan, kali ini pihak kejaksaan kembali melakukan hal yang sama terhadap YA.

Tindakan penahanan itu, dilakukan tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Senin (13/5).

JA dan YA, merupakan tersangka dalam perkara dugaan korupsi operasional Kapal Motor Penumpang (KMP) Tasik Gemilang. YA sendiri dalam perkara ini merupakan pihak rekanan yang mengelola KMP Tasik Gemilang itu.

“Hari ini kita lakukan tindakan penahanan terhadap YA. Dalam rangka Tahap II (pelimpahan tersangka dan barang bukti). Tersangka kita titipkan di Rutan (Sialang Bungkuk),” ucap Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejari Bengkalis, Agung Irawan SH saat ditemui Pekanbaru MX di Kejati Riau.

Diterangkannya, saat ini pihaknya tengah merampungkan isi dakwaan perkara terhadap kedua tersangka tersebut. Yang mana, pihaknya merencanakan akan melimpahkan berkas perkara tersebut pada hari Kamis (16/5).

“Insya Allah kalau tidak ada halangan hari Kamis besok kami limpahkan berkasnya ke Pengadilan,” terangnya.

Ditambahkannya, dalam perkara tersebut, pihaknya telah menyiapkan 3 orang Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mendakwa dan menuntut kedua tersangka tersebut. “JPU ada 3 orang,” tambahnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, JA dilakukan tindakan penahanan oleh Jaksa pada hari Rabu (8/5) lalu. Sedangkan YA saat itu, tidak memenuhi panggilan Jaksa. Hal tersebut, dikarenakan YA saat itu sedang sakit.

Seperti diketahui sebelumya, Kejari Bengkalis melakukan proses penyelidikan, penyidikan hingga menetapkan JA dan YA sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Perkara ini mencuat setelah bidang Pidsus Kejari Bengkalis menerima audit dari pihak BPKP Riau terkait dugaan korupsi operasional Kapal Motor Penumpang (KMP) Tasik Gemilang.

Berdasarkan hasil audit yang diterima Pidsus Kejari Bengkalis dari BPKP Riau di akhir tahun 2018 lalu, ditemukan adanya indikasi kerugian negara terkait operasional KMP Tasik Gemilang.

Adapun indikasi kerugian negara itu, sebesar Rp1,3 miliar pada pengelolaan KMP Tasik Gemilang dari tahun 2012 hingga 2015.

Pada kasus pengelolaan KMP Tasik Gemilang ini, Pemerintah Bengkalis dalam kasus ini dirugikan karena tidak menerima pendapatan yang seharusnya dari pengelolaan KMP Tasik Gemilang oleh pihak ketiga. Inilah indikasi kerugian ini yang ditemukan pihak BPKP Riau saat melakukan audit. =MX10

 

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook