Minta masyarakat menahan diri

LAM Riau Imbau Tak Ada Aksi People Power

Senin, 13 Mei 2019 - 00:00 WIB   [52 Klik]

LAM Riau Imbau Tak Ada Aksi People Power

Pengurus Harian LAM Riau, Datuk Budhi Febriadi

KORANMX.COM, PEKANBARU--Menyikapi suhu politik yang kian meningkat akhir-akhir ini serta adanya isu aksi People Power ditanggapi serius Dewan Pengurus Harian Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau, Datuk Budhi Febriadi.

Dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat khsusunya Provinsi Riau agar bisa menahan diri dan tidak terpancing dengan isu people power yang berpotensi mengganggu keamanan. 

"Kita imbau kepada seluruh elit politik, tokoh masyarakat dan warga agar dapat menahan diri. Jangan terpancing dengan adanya isu people power yang dapat mengganggu situasi yang sudah kondusif saat ini," kata Datuk Budhi. 

Menurutnya, pelaksanaan Pemilu secara umum berjalan aman dan lancar. Hanya tinggal menunggu hasil penghitungan suara yang saat ini sedang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Saling klaim kemenangan dari kedua kubu yang terjadi saat ini hanya akan membingungkan masyarakat dan berpotensi adanya saling tuduh berbuat kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 yang sudah usai dilakukan. 

"Seluruh warga dan tokoh masyarakat harus bisa mendinginkan situasi. Jangan sampai ada aksi people power," ucap pria yang juga Ketua HIPMI Riau ini.

"Masyarakat diminta bersabar menunggu hasil resmi dari KPU Pusat sesuai peraturan dan Undang-undang yang berlaku," sambungnya. 

Menurutnya, ketidakpuasan antara kedua kubu pasti ada dan hal ini berpotensi terjadinya aksi protes turun ke jalan oleh masing-masing pihak yang mengklaim kemenangan. "Aksi turun kejalan ini boleh-boleh saja untuk menyampaikan aspirasi, namun jangan sampai bertindak anarkis," ujar putra asli Kota Tembilahan Inhil ini.

Budhi menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap bersatu menjaga keutuhan NKRI. "Mari tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathoniyah pasca Pemilu 2019. Semoga berjalan jujur adil dan transparan. Siapa pun pemimpinnya, kita harus mendukung," pungkas Datuk Budi. (***) 

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook