Bupati Kampar Bentuk Tim Yustisi Tertibkan Tambang Batubara

Selasa, 14 Mei 2019 - 15:06 WIB   [15 Klik]

Bupati Kampar Bentuk Tim Yustisi Tertibkan Tambang Batubara


BANGKINANGKOTA—Galian C (kelas pasir dan batu) dan tambang Batubara yang beroperasi di Kabupaten Kampar hendaknya dapat memberikan kenyamanan keamanan dan kesejahteraan bagi masyarakat, bukan malah meresahkan dan menjadikan tidak seimbangnya lingkungan, yang dapat menyebabkan berbagai kondisi yang merugikan semua pihak.

Inilah ucapan yang disampaikan Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto saat memimpin rapat Penertiban Kegiatan Aktivitas Galian C dan Tambang Batubara di Kabupaten Kampar, Senin (13/5) kemarin.

Lanjutnya, untuk itu pihaknya harus melakukan penertiban aktifitas galian c dan tambang batubara. Kareja kegiatan yang dapat menggangu dan meresahkan masyarakat harus menjadi perhatikan. Jangan sampai ada masyarakat yang dirugikan.

“Oleh sebab itu kita akan bentuk tim Yustisi dalam rangka penertiban galian C baik terhadap perusahaan yang telah memiliki izin apalagi yang tidak memiliki izin,” tegas Catur lagi didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kampar Cokroaminoto.

Saat terdapat lebih kurang 22 Galian C sedangkan yang memiliki izin hanya sembilan lokasi, dan satu lokasi Batubara yang belum dieksplorasi, ini sejak kewenangan pengelolaan izin yang dikeluarkan oleh provinsi. “Sehingga pengendalian tidak dapat dijalankan secara maksimal,” ungkapnya.

‘’Berkaitan dengan tambang ini, tidak hanya berkaitan dengan adanya izin, ketika izin telah dikantongi harus juga patuh terhadap aturan yang berlaku, serta menjaga keseimbangan lingkungan, terlebih penting lagi tidak terganggunya keamanan dan kenyamanan masyarakat, apalagi terhadap galian C yang tidak memiliki izin, ini tentunya menjadi sasaran penertiban,” katanya lagi.

“Maka sesuai dengan imbauan Gubernur Riau untuk pengendalian galian C agar dapat membentuk tim Yustisi, agar persoalan ini tidak lagi meresahkan, maka pengusaha harus mengurus izin dan dapat beroperasi sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. =MX19



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook