Bakso di Pelalawan Mengandung Boraks

Rabu, 15 Mei 2019 - 15:28 WIB   [326 Klik]

Bakso di Pelalawan Mengandung Boraks

Petugas BPOM mengamankan takjil untuk diuji karena diduga mengandung bahan berhaya.

PEKANBARU—Kegiatan intensifikasi pengawasan pangan Ramadan tahun 2019 oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pekanbaru kembali membuahkan hasil.

Tim ini menemukan adanya sampel makanan mengandung bahan berbahaya, Selasa (14/5) kemarin. Bahan berbahaya yang terdeteksi oleh petugas adanya bahan boraks yang terkandung di empat sample jajanan bakso.

Kemudian, satu sampel terdeteksi pada tepung pijer. Lima sampel itu didapatkan petugas dijual di pasar tradisional Sorek, Pelalawan. Awalnya dilakukan uji terhadap 17 sampel.

‘’Hasilnya 12 sampel tidak terdeteksi, sisanya lima sampel yakni empat jajanan bakso dan satu sample tepung pijer terdeteksi mengandung boraks,’’ ungkap Sonya PFM Ahli Muda dari Bidang Informasi dan Komunikasi BPOM Pekanbaru, Rabu (15/5) siang.

Hasil ini sebut Sonya didapatkan, setelah petugas langsung melakukan uji sampel langsung di mobil Laboratorium Keliling BPOM Pekanbaru.

‘’Setiap turun kita menguji 4 bahan berbahaya yakni Formalin, Boraks, Rhodamin B, Metanil Yellow pada pangan,’’ jelas Sonya.

Setelah dipastikan lima bahan itu mengandung Boraks. Petugas langsung mengambil langkah mengamankan seluruh bahan makanan tersebut, untuk dilakukan pemusnahan.

‘’Untuk produsen sampel tersebut kita berikan pembinaan dan menandatangani surat pernyataan untuk tidak menggunakan bahan berbahaya lagi,’’ terang Sonya.

Sebelumnya, sejak Senin (13/5) hingga Selasa (14/5) kemarin petugas telah melakukan uji sampel di Kabupaten Pelalawan sebanyak 66 sampel.

Rinciannya petugas melakukan uji sampel di Pasar Tradisional Pelalawan. Dengan menguji 9 sampel dan tidak terdeteksi mengandung 4 bahan berbahaya.

Selanjutnya, uji sampel juga dilakukan di Pasar Takjil Pelalawan terhadap 26 sampel dan tidak terdeteksi mengandung 4 bahan berbahaya. Kemudian, uji sampel sebanyak 14 bahan dilakukan di Pasar Takjil Sorek.

Namun, tidak terdeteksi mengandung 4 bahan berbahaya. Selain operasi di Pelalawan, petugas juga melakukan uji sampel di Pekanbaru, tepatnya di Pasar Takjil, Muhajiirin, Jalan Soekarno-Hatta atas.

Sebanyak 30 sampel takjil dilakukan uji coba, namun, Sonya mengakui, pihaknya tidak menemukan adanya terdeteksi 4 bahan berbahaya tersebut.

‘’Untuk uji sampel di Pasar Takjil Muhajiirin ini, semuanya aman untuk dikonsumsi,’’ beber Sonya.

Operasi takjil di Pelalawan ini, turut didampingi Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan, DinKes Pelalawan, Puskesmas Sorek, Polres Pelalawan, Polsek Sorek dan Satpol PP.

‘’Selain uji sampel, kita juga melakukan sosialisasi KIE melalui pemasangan Spanduk, Penyebaran Leaflet dan KIE langsung oleh petugas BBPOM di Pekanbaru,’’ kata Sonya.

Menurut Sonya, masyarakat yang ingin mengetahui kualitas dan keamanan makanan dapat melakukan pengecekan dengan cara ingat pangan aman, ingat cek KLIK, cek kemasan dan cek label.

Kemudian, cek izin edar dan cek kedaluwarsa, lalu nomor formalin, nomor boraks, nomor rhodamin B serta nomor metanyl yellow.

‘’Jika ingin mendapatkan informasi lebih jauh silahkan hubungi HaloBPOM 1500533,’’ tutup Sonya. =MX9



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook