Petugas Cabut Sawit di Kawasan Hutan

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:33 WIB   [26 Klik]

Petugas Cabut Sawit di Kawasan Hutan

Dua petugas Balai Besar KSDA Riau memotong bibit sawit di lahan milik pecatan TNI di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil.

BENGKALIS—Lahan sawit ilegal yang berada di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil, tepatnya di Desa Bukit Kerikil Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, dimusnahkan personel Bidang KSDA Wilayah II Balai Besar KSDA Riau.

Kegiatan itu, sebut Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono, SH MH MSi, dilakukan tiga hari yakni antara tanggal (15/5) hingga tanggal (18/5) kemarin.

Selain pemusnahan, tim juga melaksanakan kegiatan patroli pengamanan kawasan di Suaka Margasatwa (SM) Giam Siak Kecil,  dipimpin langsung oleh Kepala Bidang KSDA Wilayah II, Heru Sutmantoro, SHut MM.

Kegiatan patroli ini diarahkan sebagai  upaya pemusnahan tanaman sawit pada lahan perambahan di areal yang dikuasai oleh terdakwa Sudigdo.

Heru Sutmantoro menjelaskan, Sudigdo diamankan pada bulan Desember 2018, saat merambah lahan tersebut.

‘’Sudigdo diamankan oleh tim gabungan KLHK, Polri dan TNI dimana kasusnya sudah sampai proses pengadilan. Pada saat itu, telah dilakukan penanaman sawit di areal perambahan,’’ jelas Heru Sutmantoro.

Pemusnahan dilakukan terhadap sbanyak 500 batang tanaman sawit berumur 5 bulan hingga 2 tahun di lahan seluas 6 hektar.

Rinciannya, pemusnahan dilakukan terhadap bibit siap tanam 150 batang, tanaman berumur 6 bulan dan 200 batang dan taman sawit kurang dari 2 tahun di lahan seluas 2 hektar disekitarnya sebanyak 150 batang.

‘’Sedangkan lahan yang dikuasai Sudigno yang telah ditanami seluas 40 hektar  yang masuk dalam kawasan SM GSK seluar 4 hektar,’’ terang Heru.

Terpisah, Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono, SH MH MSi, berkomitmen untuk terus menjaga keutuhan SM Giam Siak Kecil yang juga merupakan kawasan areal inti Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu.

‘’Ini bentuk komitmen kita melindungi hutan lindung dari aktivitas perambahan dan gangguan hutan lainnya,’’ singkat Suharyono. =MX9

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook