Terkait Penyimpangan Dana Hibah Rp16 M

Mantan Sekda Rohul Dipanggil Jaksa

Selasa, 21 Mei 2019 - 16:08 WIB   [146 Klik]

Mantan Sekda Rohul Dipanggil Jaksa


PEKANBARU—Mantan Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Ir Damri Harun mendatangi kantor sementara Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau yang berada di Jalan Arifin Achmad, Selasa (21/5).

Ia dimintai keterangan terkait penyelidikan dugaan korupsi penyimpangan dana hibah dalam rangka bantuan pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul tahun 2017 dan 2018

“Dipanggil untuk diklarifikasi,” ucap Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejati Riau, Muspidauan SH MH saat dikonfirmasi Pekanbaru MX, Selasa (21/5).

Dalam kasus itu, diketahui dana hibah yang dikucurkan oleh BPBD Kabupaten Rohul sebesar Rp16 miliar. Yang mana, Damri kala itu menjabat sebagai Kepala BPBD Kabupaten Rohul tahun 2017 dan 2018.

Terkait hal ini, mantan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru itu, belum mau menjelaskan secara detail. “Ini masih lid (penyelidikan). Yang bersangkutan kan diklarifikasi,” tuturnya.

Dalam proses klarifikasi itu, Damri tidak sendiri. Jaksa Penyelidik diketahui juga melakukan klarifikasi terhadap lima orang lainnya.

Kelima orang itu adalah Helfiskar, Jaharuddin, Nifzar, Jonni Muchtar dan Edi Suherman. Dalam kegiatan itu, mereka selaku Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Rohul tahun 2017. =MX10



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook