Kejari Kuansing Sorot Dana Internet Desa

Senin, 27 Mei 2019 - 16:07 WIB   [115 Klik]

Kejari Kuansing Sorot Dana Internet Desa

Ilustrasi Kajari Kuansing Hari Wibowo didampingi Kasi Datun dan Kasi Pidsus gelar dialog interaktif melalui Radio.

TELUKKUANTAN—Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kuantan Singingi Hari Wibowo mengaku tengah menyoroti penggunaan dana yang dialokasikan untuk internet desa di Kabupaten Kuantan Singingi.

Apalagi dana internet desa ini dikelola pihak ketiga. Karena itu, kata Kajari, pihaknya tengah mengumpulkan bukti kerja sama atau kontrak kerja sama antara desa dengan pihak ketiga tersebut.

Ia juga mengaku telah berkomunikasi dengan para kepala desa terkait kerjasama ini.

‘’Kita sudah meminta surat kontraknya kalau ada. Ini guna memastikan apa betul atau tidak adanya dugaan korupsi dari kegiatan tersebut,’’ ujar Kajari Hari Wibowo kepada wartawan di Telukkuantan, pada pekan lalu.

Hari mengaku perlu mendapatkan kontrak tersebut. Hal ini guna memastikan seperti apa pola kerjasamanya.

‘’Dan juga dasarnya apa. Ini kan dana negara, tentu harus jelas penggunaannya,’’ ditegaskannya lagi.

Dari informasi yang dirangkum, internet desa berfungsi sekitar 2017 lalu. Setiap desa diharuskan membayar sekitar Rp19 juta lebih.

Lalu, setiap bulannya desa harus membayar sekitar Rp3 juta per bulan. Dan desa harus mengalokasikan anggaran itu di APBDes setiap tahunnya.

Kajari pun mengaku, kalau pihaknya banyak mendapat keluhan dan laporan keberatan akan internet desa yang dikelola pihak ketiga ini.

‘’Ya, ini sekarang yang kita sorot. Maka, kita pintak kontraknya dulu. Itu yang sedang kita tunggu,’’ jelasnya.

Dengan mengetahui kontrak kerjasama, kata Kajari, pihaknya bisa mengetahui apa hak dan kewajiban desa dalam kerjasama ini serta cara menetapkan besaran anggaran yang tertuang dalam kerjasama.

Oleh karena itu, selain akan pro aktif kelapangan, diakui Hari, pihaknya juga akan memanggil pihak terkait baik dari pihak ketiga maupun dari kepala desa beserta perangkat desa serta masyarakat.

‘’Karena kita tidak ingin dana desa ini disalahgunakan,’’ diingatkannya. =mx/rpg



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook