Gandeng DJBC

Ditjen Pajak Amankan Sektor Perkebunan dan Kehutanan

Selasa, 28 Mei 2019 - 16:03 WIB   [30 Klik]

Ditjen Pajak Amankan Sektor  Perkebunan dan Kehutanan

Kepala Kanwil DJP Riau dan DJBC Riau saat melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama, Rabu (22/5) di aula Lantai IV, Kanwil DJP Riau.

PEKANBARU—Guna mengamankan penerimaan pajak dari sektor perkebunan dan kehutanan yang ada di Riau, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau menggandeng Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau.

Agenda ini dilakukan untuk mengoptimalkan kewenangan yang dimiliki kedua instansi tersebut sebagai penghimpun penerimaan negara.     

Kepala Bidang P2Humas Direktorat Jendral Pajak Kantor Wilayah Riau Halim Hasibuan menjelaskan, penandatanganan kesepakatan bersama yang dilaksanakan, Rabu (22/5) lalu.

Penandatanganan itu merupakan tindaklanjut dari Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 481/KMK.01/2018 Tentang Program Sinergi Reformasi Direktorat

Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang bertujuan untuk menyelaraskan dan mengoptimalkan pelaksanaan program bersama dalam pelaksanaan tugas dan fungsi di bidang perpajakan, kepabeanan dan cukai.    

Ditambahkannya, kesepakatan bersama dilakukan secara berjenjang. Ditandai dengan penandatanganan dari seluruh Kantor Pelayanan Pajak dengan Kantor Pelayanan Bea dan Cukai di wilayah Provinsi Riau.   

 ‘’Bentuk program bersama yang dilakukan meliputi, mulai dari kegiatan Joint Analysis, Joint Collection, Joint Supervisory dan Secondment yang ditujukkan untuk meningkatkan pengawasan atas kepatuhan wajib pajak khususnya pihak penerima fasilitas terhadap ketentuan perpajakan, kepabeanan dan cukai, baik dalam hal pemanfaatan fasilitas kawasan berikat maupun fasilitas ekspor dan impor,’’ terang Halim.    

Halim menyampaikan, sebagai instansi pemerintah di bawah Kementerian Keuangan dengan peranan yang sama dalam menghimpun penerimaan negara.

Kanwil DJP Riau dalam kewenangannya menghimpun penerimaan negara di bidang perpajakan di wilayah Riau, tahun 2019 ini memiliki target penerimaan pajak sebesar Rp17,7 triliun.

Sedangkan untuk Kanwil DJBC Riau diketahui mengemban target sebesar Rp300,1 miliar dari penerimaan bidang kepabeanan dan cukai di Wilayah Riau.    

‘’Sasaran prioritas yang dijadikan fokus pelaksanaan bersama untuk tahun 2019 ini, meliputi sektor usaha perkebunan dan kehutanan hingga pada industri pengolahan atas hasil dua sektor usaha tersebut,’’ pungkasnya menjelaskan. =MG2



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook