Pedagang Tewas Terlempar Batu

Selasa, 28 Mei 2019 - 16:35 WIB   [96 Klik]

Pedagang Tewas  Terlempar Batu

Warga berdatangan melayat ke rumah Khairuddin Hasibuan yang tewas telempar batu.

BAGANBATU--Nyawa Khairuddin Hasibuan tak terselamatkan. Pedagang ini tewas akibat terlempar batu yang dilindas mobil di Jalan Lintas, depan Pajak Lama Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Senin (27/5) kemarin.

Pria berusia 63 tahun yang akrab disapa Roy itu sebelumnya sempat dilarikan ke Puskesmas Bagan Batu. Karena kondisinya kritis, dia dirujuk ke Klinik Ibunda.

Salah satu anak korban Doly menyebutkan, ayahnya menghembuskan nafas terakhir pada pukul 20.00 WIB. Sebelumnya sempat koma selama 12 jam dalam ruangan ICU Klinik Ibunda.

Doly mengaku tidak mengetahui persis kronologis kejadian yang dialami ayahnya hingga berujung maut. Namun, pagi itu pukul 08.00 WIB, ayahnya sedang berjualan di Pajak Lama Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah.

Warga Jalan Sisingamaraja, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah ini baru mengetahui kejadian itu setelah ayahnya dilarikan warga ke Puskesmas. “Waktu dibawa ke Puskesmas, bapak masih sadar, hingga akhirnya koma dan dilarikan ke Klinik Ibunda,” kata Doly.

Dalam hal itu, Doly mengaku tidak menyalahkan pengemudi kendraan yang mengakibatkan batu terpental dan mengenai kepala ayahnya. Yang disesalkan pria 30 tahun ini adalah semrawutnya pedagang kaki lima (PKL) depan Pajak Lama belum teratasi.

Jalan aspal yang rusak depan Pajak Lama juga diduga akibat dari salah satu kesemrawutan areal depan Pajak Lama. Sehingga berkali-kali ditimbun, kembali berlubang.

‘’Kita berharap kepada pemerintah untuk segera menertibkan PKL depan Pajak Lama dan memperbaiki jalan yang berlubang,’’ ungkapnya.

Salah seorang keluarga korban Jisam Kholik juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Pemerintah Kecamatan Bagan Sinembah agar lebih tegas lagi. “Kita harap pemerintah lebih tegas dan memprioritaskan masalah Pajak Lama ini, agar tidak ada lagi korban di situ,” harapnya.

Dalam hal penertipan Pajak Lama, dirinya mengaku bahwa sejauh ini Upika Bagan Sinembah sudah berupaya melakukan penertipan.

“Sebenarnya ibu camat sudah melakukan upaya untuk Pajak Lama itu. Bahkan sudah berkali kali ditertibkan, tetapi pedagang kembali lagi berjualan di badan jalan, sehingga menyebabkan kesemrautan,” ungkapnya.  =mx/pr



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook