Jelang Berbuka, 4 Rumah Ludes Terbakar

Rabu, 29 Mei 2019 - 15:55 WIB   [88 Klik]

Jelang Berbuka, 4 Rumah Ludes Terbakar


PEKANBARU—Menjelang waktu berbuka puasa, warga Jalan Harapan Jaya, Kelurahan Bandaraya, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru heboh. Bahkan, mereka panik saat melihat kobaran api melahap empat unit rumah semi permanen, Selasa (28/5) kemarin.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga berupaya memadamkan kobaran api. Termasuk membantu pemilik untuk menyelamatkan barang-barang milik korban.

Kasi Evakuasi dan Keselamatan Damkar Pekanbaru, Ibas Sembiring yang mendapat laporan kejadian itu langsung menurunkan lima unit mobil pemadam kebakaran.

"Sekitar 16.27 WIB patugas sudah tiba di sana. Rumah yang terbakar itu rumah semi permanen milik warga. Juga ada yang jualan LPG dan toko ponsel. Pemilik rumahnya itu keluarga Manalu, Simbolon, Sinaga, dan Naibaho,'' ujar Ibas, Selasa (28/5) malam.

Petugas yang berjibaku berhasil memadamkan api. Namun, keempat bangunan itu sudah hangus terbakar.

Mengantisipasi kejadian serupa, Ibas mengingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam penggunaan alat-alat di rumah yang berkaitan dengan penggunaan api atau yang dapat menimbulkan api.

Terutama mengenai penggunaan listrik dalam rumah harus sesuai standar nasional Indonesia (SNI).

''Arahan kita dari Damkar, sesuai juga dengan yang Jelang Berbuka, 4 Rumah Ludes Terbakar disampaikan pak wali kota kita minggu lalu di damkar, bahwa setiap pemilik rumah harus mematikan aliran
listrik, mematikan kompor, dan perangkat lain yang berhubungam dengan api dan listrik sewaktu meninggalkan rumah,'' imbaunya.

Peningkatan penjagaan harus dilakukan pada bulan Ramadan, karena dinilai cukup rawan terjadinya kebakaran. ''Kami dari Damkar Kota Pekanbaru siap tempur jika ada laporan masuk. Sesuai perintah pak wali kota juga selama bulan Ramadan ini piket penjagaan harus ditingkatkan untuk penerimaan laporan kebakaran,'' tutup Ibas.

Terpisah Paur Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda mengatakan, dari keterangan yang diberikan saksi, api berasal dari rumah Novianto Manalu yang merupakan toko ponsel dan juga menjual
tabung gas.

''Pada saat saksi yang bernama Wati, melihat apitelah membesar lalu dia berteriak meminta tolong. Namun pada saat kejadian kondisi jalan lagi sepi. Tak lama kemudian barulah warga yang lainnya keluar rumah dan melakukan penyiraman seadanya sebelum Damkar tiba di lokasi,'' ujar Budhia.

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalamperistiwa tersebut. Namun dua unit sepeda motor merkSupra Fit dan Yamaha Mio ikut ludes terbakar. ‘’Totalkerugian masih belum dapat ditafsirkan,’’ ungkapnya. MX9



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook