Pernah Serang Nelayan

Buaya Muncul di Danau Meduyan

Selasa, 11 Juni 2019 - 16:08 WIB   [38 Klik]

Buaya Muncul  di Danau Meduyan


DANAU Meduyan di Desa Kotalama, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menjadi salah satu tujuan wisata masyarakat setempat maupun pendatang.

Tapi belakangan, orang nyaris tak ada yang mau datang ke lokasi wisata yang berdekatan dengan Situs Cagar Budaya Komplek Makam Raja Indragiri itu lantaran kemunculan buaya yang menyerang manusia.

Kepala Desa Kotalama Herman Syukur, Senin (10/6) mengatakan, dalam tiga bulan terakhir sudah ada dua orang warga yang diserang buaya itu.

Untung saja keduanya selamat lantaran hanya digigit di bagian tangan saat mencari ikan di perairan Danau Meduyan.

“Kejadian ini membuat kunjungan wisatawan ke Danau Meduyan menurun drastis dari lebaran sebelumnya. Kami juga tidak berani menyelenggarakan permainan rakyat seperti pacu sampan yang biasanya dilaksanakan setiap libur lebaran di Danau Meduyan,” ungkapnya.

Menurut Herman, dalam beberapa hari ini buaya itu kembali muncul, panjangnya sekitar 4 meter. Diduga buaya tersebut masuk ke Danau Meduyan melalui kanal-kanal saat terjadi banjir pada aliran Sungai Indragiri beberapa waktu lalu.

“Banyak warga yang melihat buaya itu sedang memangsa burung di tepi danau. Tentunya kondisi ini menakutkan wisatawan dan sangat mengancam keselamatan warga. Jadi, kami berharap pihak terkait terutama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) mau mengevakuasi buaya itu,” harap Herman.

Secara terpisah, Humas BBKSDA Wilayah Rengat Kabupaten Inhu, Permohonan Lubis menyebut, pihaknya sudah mengetahui keberadaan buaya di Danau Meduyan itu.

Dari Lubislah kemudian diketahui kalau Danau Meduyan adalah habitat buaya sebelum danau itu dijadikan lokasi wisata.

“Tahun 2018 kami sudah mengangkat dua ekor buaya dari Danau Meduyan. Lokasi itu memang tempat habitatnya, jadi kalau diangkat satu maka akan lebih banyak lagi yang muncul,” jelasnya.

BBKSDA, kata Permohonan Lubis, mengimbau warga dan pengunjung wisata Danau Meduyan untuk tidak mencari ikan dengan cara meracun, apalagi menyentrum di perairan danau itu.

Sebab cara seperti itu akan menyebabkan habitat buaya di sana terganggu. Kalau sudah terganggu buaya akan menjadi ganas.

“Saat ini kami masih memantau, jika buaya itu naik ke darat tentu akan kami evakuasi. Sebab ini mengancam keselamatan manusia. Kalau masih di dalam air kami belum bisa mengevakuasi karena itu memang habitatnya. Jadi kami tetap mengimbau warga agar tetap waspada dan jangan mengusik keberadaan buaya itu,” imbau Permohonan Lubis. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook