Pemko Berencana Lelang Pengelolaan Parkir

Selasa, 11 Juni 2019 - 16:27 WIB   [108 Klik]

Pemko Berencana Lelang Pengelolaan Parkir


PEKANBARU—Pemerintah Kota Pekanbaru akan melelang sistem pengelolaan parkir, yang sebelumnya di swakelola langsung oleh Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.

Pada bulan ini Pemko Pekanbaru berencana akan merubah sistem perparkiran di Kota Pekanbaru, dengan melakukan lelang terbuka terhadap semua perusahaan untuk mengelola parkir di Kota Pekanbaru ini.     

‘’Kita akan membuat sistem pengelolaan dan akan membagi enam zona wilayah untuk Pekanbaru.

Hal ini bertujuan untuk lebih meningkatkan pelayanan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir,’’ ujar Wali Kota Pekanbaru Firdaus MT, usai menggelar Apel Perdana, setelah libur lebaran di komplek kantor Walikota Tenayan Raya, Senin, (10/6).     

Firdaus mengatakan, merubah sistem pengelolaan parkir ini, dari Dishub Pekanbaru ke pihak swasta sudah lama direncanakan, dan persiapannya pun sudah cukup lama.

‘’Sudah tiga tahun kita persiapkan, dan insyaAllah bulan ini akan segera kita lakukan tender,’’ ungkapnya.     

Nanti Kota Pekanbaru ini akan dibagi menjadi enam zona wilayah, dan enam wilayah ini akan dilelang semua, dan lelang yang dilakukan terbuka. ‘’Semua perusahaan bisa mengikuti lelang, jadi kalau ingin mengelola lahan parkir, silahkan ikut lelang,’’ kata Wako.    

‘’Kalau kemarin mereka, bermitra secara personal, sekarang tidak bisa, harus ikut ke dalam perusahaan untuk ikut serta dalam lelang. Semuanya tanpa terkecuali. Supaya ada kepastian dalam pelayanan, dan adanya kepastian pendapatan dari sektor per parkiran,’’ tambahnya.    

Masih menurut Firdaus, upaya ini dilakukan untuk menghindari adanya juru parkir liar, yang kerap meresahkan, dan membuat petugas Dinas Perhubungan kewalahan akibat adanya oknum juru parkir (Jukir) liar dimana mana.     

Sementara untuk tarif parkir, pada pemenang lelang ini, nantinya akan mengacu pada tarif yang sudah ada. Jadi untuk tarif parkir tetap sama dengan yang sudah ada yang telah diatur selama ini.     

Dengan adanya lelang ke pihak swasta, diharapkan tidak ada oknum-oknum atau preman yang menguasai lahan parkir tertentu.

‘’Kedepan tidak ada lagi yang namanya preman atau oknum aparat dan Dishub menguasai lahan parkir, karena kita negara hukum, kalau mau ikut mengelola parkir, masuk ke dalam perusahaan dan ikut lelang terbuka,’’ ungkapnya. =MG1



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook