Sidang Dugaan Korupsi Dana Silpa Desa Kasang Padang

Mantan Camat Ngaku Hanya Terima Titipan

Rabu, 12 Juni 2019 - 15:50 WIB   [153 Klik]

Mantan Camat Ngaku Hanya Terima Titipan

PROSES pengambilan sumpah terhadap empat saksi yang dihadirkan pada persidangan dugaan korupsi dana silpa Desa Kasang Padang.

PEKANBARU—Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) menghadirkan mantan Camat Bonai tahun 2015-2016 Taslim.

Dia dihadirkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (11/6) untuk menjadi saksi dalam perkara dugaan korupsi dana sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai, Kabupaten Rohul.

Duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa yakni mantan Kepala Desa Kasang Padang Sabri. Dalam kesaksiannya di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Mahyuddin SH MH, Taslim mengaku disuruh terdakwa Sabri untuk menerima titipan uang, yang disetorkan ke kas Desa Kasang Padang.

Mendengar pengakuan Taslim itu, hakim ketua merasa aneh. Pasalnya, Taslim yang menjabat camat saat itu, merupakan atasan terdakwa Sabri, bukan bawahan.

“Ini aneh, jangan-jangan saksi (Taslim) memang ada menggunakan dana silpa itu, berdua bersama terdakwa (Sabri). Sehingga mau saja diperintah oleh terdakwa yang merupakan seorang Kades,” ujar hakim ketua.

Mendengar ucapan hakim ketua itu, Taslim tampak terlihat gugup. Dirinya pun menepis kecurigaan hakim tersebut dengan mengatakan tidak ada menggunakan dana silpa desa tersebut.

“Tidak ada (menggunakan dana tersebut) pak. Saya hanya menerima titipan, karena saat itu Sabri mengaku mau pulang kampung,” tuturnya.

Majelis hakim kemudian berupaya memancing kejujuran saksi Taslim, agar mengakui saja, karena keterangan saksi tersebut sangat aneh. “Ini aneh, masa Kades menyuruh camat,” tanya hakim ketua. “Tidak ada saya gunakan (dana silpa) itu pak,” jawabnya.

Untuk diketahui, berdasarkan isi dakwaan JPU, perbuatan terdakwa Sabri bermula pada tanggal 31 Desember 2015. Di mana saat itu terdapat silpa APBDes Kasang Padang tahun 2015 sebesar Rp571.371.090.

Akan tetapi, dana tersebut tidak berada di dalam rekening kas desa pada Bank Riau Kepri (BRK) Cabang Pasir Pengaraian nomor 1150300224. Melainkan dikuasai secara tunai oleh terdakwa Sabri sebagai Pjs Kades Kasang Padang.

Pada tanggal 4 dan 14 Januari 2016, dalam waktu yang hampir bersamaan, dengan pemeriksaan reguler oleh Inspektorat Kabupaten Rokan Hulu yang dilaksanakan tanggal 4 Januari 2016 sampai dengan19 Januari 2016, terdakwa menyetorkan dana silpa tahun 2015 itu ke rekening kas Desa Kasang Padang pada Bank Riau Kepri Nomor 1150300224 sebesar Rp530.000.000.

Selanjutnya, pada tanggal 6 Januari 2016 sampai 16 Maret 2016, setelah Inspektorat Kabupaten Rohul selesai melakukan pemeriksaan reguler, dana silpa tahun 2015 tersebut kembali diambil atau dicairkan dari rekening kas Desa Kasang Padang pada Bank Riau Kepri Cabang Pasir Pengaraian nomor 1150300224 oleh terdakwa Sabri dan saksi Tarmizi sebesar Rp606.000.000. =MX10



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook