Petani Rumbai Ancam Racun Kelompok 11

Minggu, 16 Juni 2019 - 14:00 WIB   [236 Klik]
Reporter : Irwan Syahroni
Redaktur : Oce E Satria

Petani Rumbai Ancam Racun Kelompok 11

Ilustrasi/NET

KORANMX.COM, PEKANBARU—Warga yang tinggal di RT 4 RW 5 Kelurahan Agrowisata Kelurahan Rumbai yang lahan dan rumah mereka rusak akibat gajah yang masuk ke lahan mereka mengancam akan meracuni gajah gajah tersebut apabila tidak ditangani segera.

Anto, petani buah buahan yang tanaman pepaya yang tengah masa panen mengatakan bahwa 400 pohon pepaya yang saat ini sedang masa panen habis semua dimakan kawanan gajah.

Dikatakannya, kejadian bermula pada malam takbiran sekitar pukul 23.00 wib kawanan gajah masuk dan langsung memakan tanaman buah pepaya yang sudah masa panen.

“Kejadian pertama waktu malam takbiran, pepaya 400 batang habis semua dimakan kawanan gajah,“ ungkapnya sedih.

Setelah itu, kawanan gajah datang lagi pada Rabu (11/6) malam. Lagi-lagi lahan yang ditanam pepaya diobrak-abrik hewan liar tersebut.

“Kami rugi puluhan juta, karena pepaya pepaya yang dimakan oleh gajah tersebut tengah masa panen,”keluhnya.

Tanaman warga yang rusak setelah dimamah kawanan gajah. [Foto: Irwan Syahronie]

Selain Anto , Sutanto juga mengalami kerugian serupa dan parahnya, rumah yang ditempatinya menjadi rusak akibat didorong gajah tersebut. Dinding rumah yang terbuat dari batu bata dan papan sepanjang 7 M ambruk akibat dihantam gajah. Tragisnya lagi, beras, gula, dan kue lebaran milik keluarga tersebut juga ludes dimakan kawanan gajah.

“Kalau kerugian, ya banyak ini, Mas. Puluhan jutalah,“ujarnya.

Dikatakan Sutanto, bukan rumah mereka saja yang rusak akibat ulah gajah, akan tetapi masih ada rumah-rumah warga yang lain rusak akibat gajah gajah tersebut.

“Rumah saya ini, rumah yang ke-4 yang dirusak gajah, dan ada rumah warga di sini yang sampai kapas dari kasurnya pun dimakan oleh gajah,“ katanya.

Korban lain, Heri (34) masih beruntung, kerugian yang dialaminya tak sebanyak tetangganya yang lain. Dikatakannya bahwa sekitar 11 batang sawit yang berumur 1 tahun habis dimakan oleh gajah gajah tersebut.

“Kalau saya sekitar 11 batang sawit yang habis dimakan gajah,” ungkapnya.

Warga yang tanaman serta rumahnya rusak akibat gajah gajah tersebut berharap agar kawanan  gajah tersebut segera diatasi oleh dinas terkait.  Karena jika tidak segera diatasi, warga tersebut mengancam akan meracun gajah gajah tersebut.

“Kami tidur tidak tenang takut gajah gajah tersebut kembali datang, dan jika aparat terkait tidak segera mengatasi jangan salahkan kami kalau gajah itu mati,” ujar Sutanto.

Dian selaku Humas BKSA  Provinsi Riau saat dikonfirmasi  Pekanbaru MX membenarkan perihal kawanan gajah tersebut. Dikatakannya bahwa kawanan gajah tersebut sebelum lebaran sudah masuk kekawasan Kelurahan Agrowisata dan tim dari PLG Minas sudah turun ke lokasi.

“Kelompok 11 (sebutan untuk 11 ekor gajah- red) sebelum lebaran memang sudah masuk kekawasan tersebut dan tim dari PLG Minas sudah turun guna mengusir gajah gajah tersebut,”ungkapnya .

Tim  yang beranggotakan sebanyak 5 orang dari PLG Minas setiap hari bekerja guna mengusir gajah-gajah tersebut dan kendalanya kawanan gajah tersebut kerap berpindah-pindah dan kembali masuk ke area perkebunan warga.
“Setiap hari ada petugas yang bekerja menggiring gajah tersebut keluar dari lahan warga, dan kendalanya Kelompok 11 ini sering berpindah pindah terus,” ungkap Dian. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook