Tukang Perabot Nyambi Jadi Pengedar di Rambah

Minggu, 16 Juni 2019 - 15:50 WIB   [43 Klik]
Reporter : Amin Syukri
Redaktur : Oce E Satria

Tukang Perabot Nyambi Jadi Pengedar di Rambah

Pengedar narkoba HL (31) diamankan Satresnarkoba Polres Rohul bersama sejumlah barang bukti. [Foto: Amin Syukri/MX]

KORANMX.COM, ROHUL -- Seorang pria di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berinisial HL (31) warga Desa Koto Tinggi, dibekuk aparat kepolisian dari Satuan Resnarkoba Polres Rohul, Sabtu (15/6/2019) sekitar pukul 13.00 WIB siang kemarin.

Dari pria yang berprofesi sebagai tukang perabot yang membuka usaha di depan SMA Muhammadiyah Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah ini, polisi menyita barang bukti berupa 4 paket sabu seberat 1,73 gram, timbangan digital merk CHQ dan uang tunai Rp100 ribu.

Kapolres Rohul AKBP M Hasyim Risahondua melalui Paur Humas Ipda Feri Fadli menerangkan, pelaku memang sudah menjadi incaran pihak kepolsian karena terindikasi sebagai salah satu pengedar sabu di Kabupaten Rohul.
Namun, kata Ipda Feri, pria ini cukup licin dan susah ditangkap. Pasalnya, saat anggota kepolisian mendapat informasi bahwa yang bersangkutan ada di rumah dan saat akan ditangkap, dia pun menghilang.

Namun, sambung Ipda Feri, pada Sabtu siang kemarin KBO Sat Narkoba  Polres Rohul Iptu Syafarudin  dan beberapa anggota  berhasil meringkus pelaku di rumah yang sekaliagus menjadi bengkel usaha perabot itu.

“Saat dilakukan penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan sedikitpun. Akhirnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Rohul guna proses hukum lebih lanjut,”ungkap Ipda Feri.

Usai ditangkap dan dilakukan interogasi, HL ini mengaku sudah menjalani usaha jula beli sabu ini sejak setahun silam. Meskipun awalnya dirinya mengaku hanya sebagai pemakai.

“Dia mengaku awalnya hanya pemakai biasa, namun lama kelamaan, dia tergiur untuk menjadi pengedar,”terang Ipda Feri.

Bukan hanya mengakui sebagai pengedar, HL juga mengaku bahwa barang haram itu dia peroleh dari seorang bernama Kahang yang tinggal di Kecamatan Tambusai.

“Namun ketika anggota Satnarkoba melakukan pengejaran terhadap Kahang, yang bersangkutan tidak ditemukan dan kemudian ditetapkan sebagai DPO Polres Rohul,” tutup Ipda Feri. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook