Rektor Unri Bantah Diperiksa Jaksa

Kamis, 04 Juli 2019 - 16:33 WIB   [73 Klik]

Rektor Unri Bantah Diperiksa Jaksa


PEKANBARU—Rektor Universitas Riau (Unri) Prof Ir H Aras Mulyadi MSc membantah jika dirinya diklarifikasi oleh jaksa terkait pengusutan dugaan korupsi pembangunan Gedung B Rumah Sakit Pendidikan (RSP) yang dikerjakan pada tahun 2015.

Bantahan itu disampaikannya usai dari ruang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksan Tinggi (Kejati) Riau, Rabu (3/7). “Ah ga ada,” ucapnya sambil berjalan menuju ke mobilnya.

Saat ditanya dalam rangka apa berada di ruang jaksa penyelidik, Guru Besar Unri tersebut menyampaikan bahwa dirinya meminta pendapat hukum atau legal opinion (LO) ke pihak kejaksaan terkait penyelesaian proyek

RSP yang masih terbelengkalai hingga saat ini. “Masalah LO. Masalah rumah sakit,” jawabnya. “Bukan soal pemeriksaan. LO, LO,” sambungnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Aras  dipanggil oleh pihak kejaksaan dalam rangka proses klarifikasi terkait proyek RSP tersebut. Tidak hanya Aras, jaksa juga melakukan klarifikasi terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Armia dan pihak swasta yang mengerjakan proyek tersebut PT Mawatindo Road Construction (MRC) Wandri Nasution.

Berdasarkan penelusuran Pekanbaru MX di LPSE UR, Satuan Kerja (Satker) yang mengerjakan kegiatan proyek tersebut UR, dengan kategori pekerjaan konstruksi. Adapun sistem pengadaannya, dengan cara lelang umum-pascakualifikasi satu file-harga terendah sistem gugur, dengan tahun anggaran APBN 2015.

Nilai pagu paket kegiatan pekerjaan tersebut yakni sebesar Rp50 miliar. Nilai Harga Perkiraan Sementara (HPS) Rp47.864.762.000.

Dalam proses lelangnya, kegiatan tersebut diikuti peserta tender sebanyak 36. Yang mana, dalam proses lelang itu dimenangkan oleh PT Mawatindo Road Construction (MRC). =MX10



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook