Sudah Dapat Surat Balasan dari Polres

Kejati Lanjutkan Penyelidikan Penyimpangan Dana Hibah di Rohul

Jumat, 05 Juli 2019 - 15:47 WIB   [58 Klik]

Kejati Lanjutkan Penyelidikan Penyimpangan Dana Hibah di Rohul


PEKANBARU—Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau melanjutkan proses pengusutan dugaan korupsi kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Hal itu menyusul telah diterimanya balasan dari Polres Rokan Hulu.

Sebelumnya, Kejati Riau berkoordinasi dengan Polres Rokan Hulu (Rohul). Mereka mengirim surat, mempertanyakan apakah Polres Rohul pernah menyelidiki kasus yang sama. Surat itu baru saja dibalas dan diterima kejaksaan.

Hal ini dikatakan Kepala Saksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Hubungan Masyarakat (Humas) Kejati Riau Muspidauan SH MH. “Sudah kita terima surat balasannya,” kata Muspidauan.

Dalam surat tersebut dinyatakan, Polres Rohul pernah menerbitkan surat perintah tugas (sprintug) untuk melakukan cek dan mengumpulkan data terkait perkara tersebut. Namun belum ada melakukan penyelidikan.

“Itu (sprintug) pada pertengahan 2018 lalu. Belum penyelidikan, jadi belum pernah melakukan pemanggilan dan proses permintaan keterangan terhadap pihak-pihak terkait,” lanjutnya.

Atas hal tersebut, jaksa penyelidik tetap melanjutkan proses penyelidikan dugaan korupsi tersebut. “Proses (penyelidikan) lanjut. Kalau kemarin itu kan pending (dihentikan sementara),” tegasnya.

Sebelumnya, jaksa telah melakukan klarifikasi terhadap belasan pihak. Mereka berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan dan swasta.

Adapun pihak yang telah diklarifikasi tersebut, di antaranya mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rohul Damri Harun. Lalu, Helfiskar, Jaharuddin, Nifzar, Jonni Muchtar dan Edi Suherman. Mereka berlima merupakan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Rohul tahun 2017 silam.

Sejumlah Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul juga diperiksa. Yaitu, Aceng Herdiana selaku Kalaksa tahun 2017, Suparno selaku Kalaksa periode September-Desember 2018, dan Zulkifli selaku Kalaksa tahun 2019.

Sedangkan pihak swasta yang telah dimintai keterangan yakni Muhammad Yamin selaku Direktur Utama (Dirut) PT Karya Kita Bersama, Asmawati Dirut PT Karya Nyata Bersama dan Marzuki Dirut PT Karya Nyata Jaya Raya.

Tidak hanya itu, pihak Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Rohul juga telah diklarifikasi. Mereka adalah Donni Ahyu selaku Ketua Pokja untuk paket kegiatan pembangunan dermaga dan dinding penahan tebing sungai di Ulak Patian (32), pembangunan jalan simpang provinsi Desa Ulak Patian (33) dan pembangunan jalan Desa Ulak Patian-Desa Rantau Biruang Sakti (36).

Berikutnya, T Omar Krishna Adiwinata selaku Sekretaris Pokja 32 dan 36. Terakhir, Roni Candra selaku Sekretaris Pokja 33.

Proses klarifikasi itu dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan (Sprinlid) Nomor: Print-04/N.4/Fd.1/04/2019, tertanggal 25 April 2019. Adapun perkara yang diusut itu adalah dugaan korupsi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Rokan Hulu tahun 2017-2018.

Diketahui, Pemkab Rohul mendapatkan hibah bantuan berupa pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tahun anggaran 2017 dari Kementerian Keuangan. Penandatanganan perjanjian hibah daerah (PHD) itu dilakukan Bupati Rohul Sukiman bersama kepala daerah lainnya, di auditorium Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana Jakarta pada Rabu, 29 Maret 2017. Kala itu, dia didampingi Aceng Herdiana selaku Kalaksa BPBD.

Dikatakan Sukiman yang kala itu masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rohul, PHD yang telah diteken bersama Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Boediarso Teguh Widodo, merupakan program hibah dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam rangka bantuan pendanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana 2017.

Adapun besaran dana hibah yang diterima Pemkab Rohul adalah sebesar Rp16 miliar. =MX10



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook