Kapolri Hadiri Wisuda 306 Taruna Akpol Angkatan ke-50

Sabtu, 06 Juli 2019 - 10:07 WIB   [174 Klik]
Redaktur : Oce E Satria

Kapolri Hadiri Wisuda 306 Taruna Akpol Angkatan ke-50


KORANMX.COM, SEMARANG -- Kapolri Tito Karnavian beserta Ketua Umum Bhayangkari, Ny Tri Tito Karnavian menghadiri Wisuda dan Penutupan Pendidikan Taruna Akademi Kepolisian Tingkat IV Angkatan 50 Batalyon Wicaksana Adhimanggala di Auditorium Cendrawasih, Akpol Semarang, Jumat (4/7/2019).

Tercatat jumlah Capaja Akademi Kepolisian yang melaksanakan wisuda sebanyak 306 orang, terdiri dari 256 Taruna dan 50 Taruni.

Sejumlah petinggi Polri ikut mendampingi Kapolri, antara lain, Kabaintelkam Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto, Kalemdiklat Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto beserta Pejabat Utama Mabes Polri, Pejabat Utama Lemdiklat Polri dan Pejabat Utama Akpol, Kadiv Humas Polri Irjen Pol  Muhammad Iqbal serta Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza,  beserta Pejabat utama Polda Jawa Tengah.

Selain itu turut hadir Danjen Akademi TNI, Laksamana Madya TNI Aan Kurnia,  Sestama Lemhanas RI Komjen Pol  M Iriawan, dan para orang tua wisudawan.

Setibanya di Akpol pukul 07.00 WIB, Kapolri beserta Ketum Bhayangkari disambut dengan tradisi penyambutan di Gerbang Tanggon Kosala oleh Gubernur Akpol dan para Taruna.

Kegiatan diawali dengan orasi Ilmiah oleh Prof Dr Paulus Israwan Setyoko MS dengan tema Melalui pendidikan vokasi, Akpol siap mewujudkan perwira polri yang promoter dan mampu menghadapi perkembangan lingkungan strategis serta teknologi dalam era revolusi industri 4.0 menuju seciety 5.0 guna mengawal cita-cita bangsa.

Pada kesempatan tersebut Kapolri juga memberikan penghargaan dan medali kepada wisudawan yang terbaik. Mereka adalah:

1. Peraih Lulusan Adhi Makayasa: Muhammad Idris
2. Peraih Penghargaan Ati Tanggon: Muhammad Idris
3. Peraih Penghargaan Ati Tanggap Neo: Aditya Kuntar
4. Peraih penghargaan Ati Tangkas: Harri Putra Makmur
5. Peraih Penghargaan Ati Trengginas: M.Ilham Haqqani

Dalam amanatnya Kapolri menyampaikan bahwa, saat ini Polri telah melahirkan 306 Perwira yang memiliki intelektual dan sarjana terapan sebagai penerus Polri.

Menurut Tito, Indonesia merupakan negara yang besar dan kaya,  perbedaan yang ada membuat rentan negara kita terjadi konflik, sehingga perlu manajemen konflik. Diharapkan dengan gelar sarjana terapan yang dimiliki tidak hanya melekat tetapi mampu diaplikasikan sebagai leader dan pengambil keputusan dalam menangani permasalahan kamtibmas di maayarakat.

"Dalam rangka membangun kapasitas, saya ingin adik adik ini belajar di luar negeri.Karena dengan belajar di luar negeri akan mendapatkan ilmu, kultur dan jaringan/kawan dengan pola berfikir sama, di mana nantinya akan membawa perubahan kultural bagi Polri dan menjadi agent of change," kata Kapolri dalam amanatnya.

Kapolri juga berpesan kepada wisudawan agar tetap mengejar prestasi baik formal maupun Informal. Tetapi jangan mengejar gelarnya saja karena yang utama adalah menjadi anggota Polri yang berintelektual dan berpengetahuan tinggi, memiliki power, follower dan konsep.

"Hal ini penting untuk diri sendiri, karena pada masa kedepan suasana kerja sangat kompetitif. Adik adik akan bersaing dengan teman seangkatannya sendiri dan senior. Polri saat ini menghadapi massa  piramida dimana semakin keatas semakin mengkerucut, jumlah perbandingan yang ingin menjadi jenderal dengan yang pensiun sangat sedikit," paparnya.

Acara dilanjutkan dengan pengucapan janji sarja dan Kapolri meninggalkan tempat dengan prosesi.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook