Berakreditasi B

Diakui IMO, AMI Medan Menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Profesional

Minggu, 07 Juli 2019 - 15:48 WIB   [618 Klik]
Reporter : Fanny Rizano
Redaktur : Raja Mirza

Diakui IMO, AMI Medan Menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Profesional


KORANMX.COM, PEKANBARU--Akademi Maritim Indonesia (AMI) Medan, yang didirikan 24 November 1960 telah mengembangkan reputasinya dibidang pendidikan dan pelatihan pelayaran dalam membangun kejayaan Sumber Daya Manusia (SDM) Pelayaran International dan Nasional dari Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Wujudnya AMI Medan mendapatkan pengakuan dari International Maritime Organization (IMO) melalui Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

AMI Medan pada awalnya bernama Akademi Perdagangan Pelayaran (APP). Kemudian pada tahun 1982 menjadi Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (APNI). Pendiri Yayasan Pendidikan Maritim (YPM) adalah (alm) HM Sani SH.

"AMI Medan mempunyai visi. Jadi visi kami menjadi pusat pendidikan dan pelatihan yang profesional dan terkenal. Ini dibuktikan dengan keberhasilan memperoleh pengakuan atau approval dari Dirjen Perhubungan Laut, Kementrian Perhubungan, di bawah koordinasi IMO yang berpusat di London," ucap Kepala Bagian Akademik AMI Medan, Mardiana SKom MKom kepada koranmx.com, Ahad (7/6/2019). 

"Akreditasi B dan semua jurusan yang ada berakreditasi B dari BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi)," sambungnya.

Diterangkannya, AMI Medan menerapkan Quality Standard System Mutu yang bertujuan menjamin bahwa AMI Medan melaksanakan proses pendidikan sesuai dengan ketentuan dan persyaratan nasional maupun international. Tidak sampai disitu, AMI Medan juga mengimplementasikan sistem standar mutu guna menghadapi globalisasi, peningkatan SDM dan kemampuan daya saing bangsa secara Internasional.

"Untuk itu, satu hal yang sangat mendesak adalah usaha terus menerus AMI Medan dalam meningkatkan mutu pendidikan dalam meningkatkan daya saing dan menghadapi pasar perdagangan bebas," terangnya.

Untuk menjamin keterlangsungan Quality Standard System Mutu berjalan dengan baik, Mardiana menjelaskan, AMI Medan telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2015 oleh WQA-UKAS, suatu Lembaga Sertifikasi yang berbasis di Durham, Inggris.

"Pada tahun ini kita kembali meningkatkan dan mengembangkan program kerjasama POLIMARIN (Politeknik Maritim Negeri Indonesia), STIMART AMNI di Semarang, Akademi Laut Malaysia (ALAM) Malaka dan RANACO Kemaman, Terengganu, Malaysia. Kesiapan AMI Medan didalam melaksanakan ketentuan IMO khususnya amandemen Manila dipertegas lagi atas komitmen Yayasan Pendidikan Maritim dalam melengkapi peralatan pendidikan dengan terpasangnya Full Ship Maneuvering Simulator 240°, Full Engine Room Simulator, Real Engine Niigata 6NSDL, CBT (Computer Based Training) dan CBA (Computer Based Assessment)," jelasnya. (***) 

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook