Warga Tuntut BOB Perbaiki Jalan Rusak

Senin, 08 Juli 2019 - 14:57 WIB   [211 Klik]

Warga Tuntut BOB Perbaiki Jalan Rusak


SIAKKECIL—Ratusan masyarakat yang berasal dari Desa Sumber Jaya yang menamakan diri Gabungan Masyarakat Siak Kecil (GAMAS) mengadakan aksi spontan blokir jalan poros BOB di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

Aksi spontan mulai hari Jumat (5/7) sampai Senin (8/7) ini masih terus digelar oleh elemen masyarakat ini.

”Aksi spontan ini kami laksanakan mulai hari Jumat kemarin sampai hari ini Senin. Kami masih tetap bertahan di sini,’’ ujar Dedy, koordinator lapangan aksi.
Menurut Dedi,  sampai saat ini pihaknya mengadakan aksi belum ada satupun perwakilan dari pihak perusahaan yang merspon. Untuk itu ungkap Dedi, pihaknya akan tetap bertahan menunggu sampai menajemen koorperatif mendengar aspirasi masyarakat.

Ia mengimbau perusahaan secepatnya menemui masyarakat dan berdialog dengan baik. “Supaya segalanya jelas dan terang apa sebenarnya keinginan masyarakat luas terutama warga sepanjang dari Simpang Lima, Desa Koto Raja, Desa Lubuk Garam dan lainnya,” uajrnya.

Dari pantauan  di lapangan masyarakat Desa Sumber jaya dan GAMAS cukup ramai yang ikut aksi, ditaksir lebih kurang sekitar 500 orang. Bahkan  mereka membentangkan  poster-poster bertuliskan poin-poin aspirasi. Di antaranya “Jika meminta tidak pernah diberi, saatnya kami menuntut keadilan,” kemudian “Entah berapa kali ganti gubernur, bupati, tetapi kami tidak pernah menikmati jalan yang layak, yang kami nikmati adalah debu”. Pada poster lain tertulis
“Jangan biarkan kami menahan nafas panjang di musim panas karena debu itu membunuh kami secara perlahan-lahan, aspal harga mati”.

Aspirasi lain juga menyinggung “BOB mampu menghasilkan minyak sebesar 12,343 barel per hari, tapi tidak mau perbaiki jalan poros ring (1) BOB Simpang Lima sepotong menuju desa sumber jaya jalan yang kaya debu.”

Sementara itu, Camat Siak Kecil Fadlul Wajdi ketika dikonfirmasi juga mengimbau pihak perusahaan agar segera menepati janjinya untuk membangun atau memperbaiki jalan masyarakat tersebut. Karena, kata Fadlul, sudah puluhan tahun permasalahan ini tak pernah tuntas, bahkan sudah berkali-kali pihak perusahaan sudah dipanggil oleh pihak pemerintah.

“Kita minta agar pihak perusahaan untuk menepati janjilah. Kasihan masyarakat selalu diberi janji yang tak pasti. Masalahnya pun sudah berlarut tak terselesaikan bahkan sudah berkali-kali sudah pertemuan yang digelar tapi tidak juga direalisasikan,’’ tutur Fadlul.

Menurut mantan Camat Bukitbatu ini, pihaknya besok akan memanggil pihak perusahaan untuk menanyakan perihal solusi dari permasalahan ini. Ia mengaku tidak mau main-main dalam hal memperjuangkan kemashalatan hidup masyarakat di Siak Kecil ini. ‘’Ini soal kemashalatan hidup masyarakat. Kita tak bisa main-main dalam hal ini. Besok kita panggil pihak perusahaan itu,’’pungkas Fadlul. (MX17)



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook