Bocah Tewas di Air Terjun Tembulun

Senin, 08 Juli 2019 - 17:02 WIB   [49 Klik]

Bocah Tewas di Air Terjun Tembulun


RENGAT—Muhammad Rafli Ameraldi meregang nyawa. Bocah 10 tahun ini tenggelam di tempat rekreasi Air Terjun Tembulun Sungai Arang, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Diduga warga Desa Kuala Cenaku, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Inhu itu lepas dari pengawasan orangtuanya saat berliburan ke sana. Termasuk bisa berenang.

“Selain tidak bisa berenang, kuat dugaan orangtua korban juga lalai memperhatikan anaknya,” ujar Kapolres Inhu AKBP Dasmin Gunting SIK melalui Paur Humas Aipda Misran, Senin (8/7).

Kejadian yang dialami korban, kata Misran, terjadi pada Ahad (7/7) sekitar pukul 13.20 Wib. Mulanya, korban datang ke tempat rekreasi Air Terjun Tembulun bersama kedua orangtuanya Atrizal (44) yang juga karyawan PT

Banyu Bening Utama (BBU) di Kecamatan Kuala Cenaku dan ibunya Junika Sari (40).

Ketika tiba di taman rekreasi, korban langsung melompat ke dalam air tanpa membuka baju. Sekitar pukul 13.20 WIB, tiba-tiba pengunjung berteriak minta tolong. Katanya ada anak-anak yang sedang berenang melambaikan tangan minta tolong.

Kemudian pihak pengelola tempat rekreasi langsung melakukan pertolongan. Begitu ditemukan, langsung diberi napas buatan.
“Ketika itu juga dicari tahu siapa orangtuanya,” ungkapnya.

Setelah orangtua korban datang, korban langsung dibawa ke Klinik Medika Simpang PT Kencana Amal Tani (KAT) Kelurahan Pangkalan Kasai. Namun, dari hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Atas kejadian itu, pihak Polsek Seberida langsung turun ke tempat kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. “Kedalaman air di lokasi kejadian mencapai tiga meter. Itupun hanya sekitar lokasi air terjun atau dengan lebar sekitar lima meter,” terangnya. =mx/rpg



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook