Bikin Onar , Tiga Imigran Dipindahkan Dari Rudenim Pekanbaru

Selasa, 09 Juli 2019 - 12:59 WIB   [204 Klik]
Reporter : Hendra Nainggolan
Redaktur : Oce E Satria

Bikin Onar , Tiga Imigran Dipindahkan Dari Rudenim Pekanbaru

3 orang warga negara Afganistan dipindahkan ke Rudenim Tanjung Pinang. [Foto: Hendra Nainggolan/MX]

KORANMX.COM, PEKANBARU—Tiga orang imigran berkebangsaan Afghanistan ditindak tegas dan dikirim ke Tanjung Pinang, Selasa (9/7/2019) pagi. Pasalnya, ketiganya sering membuat onar.

Pemindahan ketiga imigran itu dilakukan terhadap Mustafa Ahmadi berasal dari Afghanistan bersama dua orang lainnya. ‘’Tiga orang yang sering membuat onar ini, kita pindahkan ke tempat penampungan yakni  dari Rumah Tasqya dan Siak Resort menuju Rudenim Tanjungpinang,’’ kata Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Junior P Sigalingging, Selasa (9/7/2019) siang.

Pemindahan ini kata Junior, juga dilakukan terhadap satu keluarga dari Afghanistan dengan nama kepala keluarga Habibullah Sulaimani. Dua rombongan ini, dipindahkan ke Wisma Novri Pekanbaru, Jakarta. Dengan diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda.

‘’Keluarga imigran ini dipindahkan ke Penampungan Paramount Dormitory Serpong,’’ beber Junior.

Sedangkan Mustafa Ahmadi dan teman-temannya, pemindahan ini dilakukan dari beberapa tempat penampungan yakni Rumah Tasqya dan Siak Resort menuju Rudenim Tanjungpinang.

‘’Pemindahan kita lakukan dengan pengawalan petugas, dan dibawa menggunakan Wings Air dari Pekanbaru menuju Tanjungpinang pukul 06.10 WIB dengan pengawalan dua orang petugas Rudenim,’’ ungkap Junior.

Pemindahan lanjut Junior dilakukan untuk mengurai permasalahan yang terjadi di tempat penampungan. Pasalnya kerap terjadi perkelahian dan pelanggaran tata tertib dari yang bersangkutan. ‘’Setelah dipindahkan, kita harapkan tercipta suasana lebih kondusif di penampungan Pekanbaru,’’ sebutnya.

Sedangkan, untuk pemindahan keluarga imigran dilakukan dengan alasan kesehatan. Maka, diharapkan satu keluarga tersebut mendapatkan fasilitas kesehatan lebih lengkap di Jakarta.

 ‘’Keluarga yang kita pindahkan sedang sakit. Karena itu diharapkan mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai,’’ ujar Junior. Dia mengungkapkan, untuk saat ini di Rudenim Pekanbaru terdata sebanyak 1.020 orang deteni di bawah pengawasannya.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook