Identitas Pemodal Rimbang Baling Dikantongi

Selasa, 09 Juli 2019 - 16:27 WIB   [64 Klik]

Identitas Pemodal Rimbang Baling Dikantongi


AKSI perambahan di kawasan Hutan Lindung Rimbang Baling, Kampar, mulai menemukan titik terang. Penyidik telah mengantongi identitas pemodal perambah hutan negara itu.

‘’Penyidik sudah mengantongi identitas pemodalnya dan akan kita panggil yang bersangkutan,’’ kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto SIK, Selasa (9/7) siang.

Langkah selanjutnya, penyidik berencana akan memanggil oknum tersebut untuk diklarifikasi dan dimintai keterangannya. Sementara itu, penyidik masih menahan dua orang supir Syamsu, dan Usman yang diamankan saat petugas melakukan operasi di Hutan Lindung Rimbang Baling tersebut. ‘’Sampai saat ini dua sopir truk pengangkut kayu masih kita tahan,’’ ungkap Sunarto.

Menyikapi rencana pemanggilan oknum pemodal, Sunarto berharap semua pihak bisa kooperatiflah untuk kelancaran penyidikan. Sedangkan, jika yang bersangkutan tidak datang pada waktu yang ditentukan. Pihaknya akan menyusun langkah-langkah selanjutnya.

‘’Kami tidak ingin berandai-andai, yang jelas jika tidak memenuhi panggilan. Kan ada prosedur nya,’’ tegas Mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) ini.

Sebelumnya diberitakan, operasi pengamanan tiga unit truk bermuatan kayu hasil ilegal logging di kawasan Rimbang Baling, Kampar Kiri, Kampar dilakukan dengan di back up 24 personil Brimob Polda Riau, Subdit IV Ditreskrimsus Polda Riau, Selasa (24/6) lalu.

Awalnya tiga orang yang sempat diamankan Syamsu, dan Usman sebagai supir serta Toni yang bertindak sebagai kernet. Namun, nama terkahir melarikan diri, saat dilakukan proses pendataan di TKP.

Pengamanan supir tersebut dilakukan sesuai surat Perintah Tugas Dirreskrimsus Polda Riau Nomor Sprint : 241/VI/2019/Ditreskrimsus, Tanggal 11 Juni 2019.

Kegiatan pertama yang dilakukan yaitu melakukan penyelidikan, karena diduga kuat tindak pidana berupa mengangkut, menguasai dan memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi SKSHH sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 Huruf e UU RI No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Kronologis pengamanan ini dilakukan pada Selasa (24/6/2019) kemarin sekitar tengah malam.

Tak lama berselang, tiba-tiba melintas enam truk membawa kayu di Desa Penghidupan di Jalan Lintas, KM 10, Lipat Kain-Pekanbaru yang bermuatan kayu hasil hutan alam yang ditutup dengan terpal berwarna Biru.

‘’Saat diamankan tiga truk berhasil dihentikan, sementara tiga truk lainnya kabur,’’ kata Sunarto.

Setelah diamankan di Lapangan RM Tiga Putri, petugas yang ada dilokasi beberapa kali didatangi berkelompok yang mengaku sebagai pihak yang mengurus dari pemiliknya untuk minta penjelasan terkait penangkapan 3 Unit Truk tersebut. ‘’Mereka minta penjelasan dan minta truk dilepaskan,’’ ujar Sunarto.

Aktifitas kedatangan sekelompok masyarakat itu, ternyata berlangsung hingga pagi hari. ‘’Karena dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan, maka personil dilapangan dibantu personil Brimob. Dengan mengawal barang bukti dibawa ke Polres Kampar,’’ kata Sunarto.

Sementara itu, untuk dua supir yang dapat diamankan. Kini sedang dilakukan penyidikan untuk mengetahui siapa otak pelaku perambahan hutan lindung Rimbang Baling tersebut. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook