Saaat Diperiksa Satpol PP

Manajemen MBC Hotel Ngaku Transfer Uang Rp30 Juta

Rabu, 10 Juli 2019 - 15:53 WIB   [60 Klik]

 Manajemen MBC Hotel Ngaku Transfer Uang Rp30 Juta


PEKANBARU--Manajemen MBC Hotel & DNA Fun, memenuhi panggilan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru Rabu (10/7) pagi.   

Pemanggilan yang dilayangkan Satpol PP Pekanbaru kepada manajemen MBC Hotel, terkait pembukaan segel Pol PP line yang dibuka secara sepihak oleh manajemen hotel Ahad (7/7) lalu.

Pantauan Pekanbaru MX, di kantor Satpol PP Pekanbaru, pemilik MBC Hotel yang diwakili oleh General Manager MBC Hotel & DNA Fun, Lian Sitanggang didampingi rekannya Doni mendatangi kantor Satpol 
PP Pekanbaru pukul 10.00 WIB.   

Pemeriksaan langsung dilakukan kepada pihak hotel, oleh tim penyidik Satpol PP Pekanbaru didampingi Kepala Bidang (Kabid) Penegak Perundang-undangan Daerah, Rudy Afrianda. Pemeriksaan berlangsung hingga siang hari.   

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Pekanbaru, Agus Pramono menyebutkan pemanggilan pihak MBC Hotel ini, terkait pembukan segel Pol PP yang dibuka secara sepihak, dan mencatut nama Kasatpol PP, telah menerima sejumlah uang dari pihak hotel untuk dapat membuka kembali segel itu.   

''Kita panggil mereka, kita periksa dulu terkait pencabutan Pol PP line, berkaitan juga dengan pencatutan nama baik saya, katanya Kasat yang suruh. Kasat minta transfer sejumlah uang,'' ujar Agus.   

Agus juga akan mendalami keterangan-keterangan dari hasil pemeriksaan pihak hotel, dan mengumpulkan sejumlah bukti-bukti terkait pencatutan nama baiknya.   

Agus juga tidak menampik, akan melanjutkan permasalahan ini ke ranah hukum, terkait pencemaran nama baiknya, yang dituding pihak hotel telah menerima uang sebesar Rp30 juta dari pihak hotel 
dengan dua kali transfer, dengan tujuan agar segel hotel dapat dibuka.  

 ''Kalau bukti-bukti kita cukup, kita akan teruskan ke ranah hukum, sekarang kita berusaha kumpulkan dulu saksi dan bukti, karena ini menyangkut nama baik saya,'' tegas Agus.   

Sementara itu, GM MBC Hotel Lian Sitanggang menyebut, bahwa pihaknya tidak mengetahui siapa yang mencabut Pol PP line, dia juga membantah bahwa pembukaan segel dari pihaknya.

''Kami juga tidak tahu siapa yang buka segel, bukan dari pihak kami yang buka,'' ucapnya.

Dijelaskan Lian, bahwa setelah penyegelan pertama oleh Satpol PP, ada seseorang yang mengaku sebagai Kasatpol PP yang menghubungi manager MBC Hotel, dengan tujuan meminjam uang dan menawarkan 
bantuan untuk membuka segel tersebut.

Hingga komunikasi berlanjut, dan pihak hotel mentransfer uang Rp10 dan Rp20 juta, dalam dua kali transfer kepada seseorang yang mengaku sebagai Kasatpol PP.

''Ada yang mengaku sebagai Kasat nelpon kita, mau pinjam uang dan menawarkan bantuan juga untuk membuka segel, hingga kita transfer sebanyak Rp30 juta,'' terangnya.

Lian juga menyebut, sejauh ini izin MBC Hotel sendiri sudah hampir rampung, dan pihaknya juga meminta toleransi dan kebijakan pemerintah daerah supaya usaha ini dapat dilanjutkan. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook