Tim Terpadu Robek Reklame Tak Berizin

Kamis, 11 Juli 2019 - 16:04 WIB   [49 Klik]

Tim Terpadu Robek  Reklame Tak Berizin


PEKANBARU—Tim terpadu Pemerintah Kota Pekanbaru yang melibatkan gabungan antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pekanbaru menertibkan puluhan reklame di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.     

Dari pantauan Pekanbaru MX di lapangan, tim memulai penertiban di salah satu papan reklame yang berdiri di depan Hotel Furaya Jalan Jenderal Sudirman, sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (11/7).     

Sasaran dari penertiban reklame, merupakan reklame yang tidak berizin dan menunggak pajak, serta menyalahi aturan posisi berdirinya papan reklame tersebut.     

Sebanyak 2 pleton Satpol, dan beberapa petugas dari DPMPTSP dan Bapenda, mulai melakukan penertiban papan reklame dengan memotong spanduk reklame, dan memasang segel tulisan “Objek pajak ini tidak membayar pajak”.    

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Zulhelmi Arifin, menyebut penertiban papan reklame disepanjang jalan Sudirman ini, bertujuan memberi efek jera kepada pengusaha papan reklame, agar mereka taat dalam membayar pajak.     

‘’Kita tertibkan hari ini, ada yang kita robek spanduk reklame nya, dan ada juga yang kita potong langsung tiang reklame nya, agar ada efek jera, supaya mereka taat pajak,’’ ujar pria yang disapa Ami ini.     

Ami juga menyebut, penertiban ini juga sebagai bentuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), dengan penertiban ini, tentu para pengusaha lebih tertib dalam membayar pajak.     

Sementara itu, Kabid Pengawasan DPM PTSP Pekanbaru, Quarte mengatakan ada sebanyak 77 papan reklame yang tidak berizin, dari sebanyak 77 itu, ada sebanyak 15 tiang yang mengenai bahu jalan, sementara yang berizin hanya ada 88 papan reklame.   

‘’Dari data kita untuk tahun 2019,hanya 88 papan reklame saja yang berizin, dan 77 tidak memiliki izin, dari 77 ini yang akan kita tertibkan bersama tim,’’ terangnya.     

Quarte juga meminta, kepada pengusaha papan reklame yang belum berizin, agar segera dapat mengurus izin mereka ke DPM PTSP, sebelum Pemko Pekanbaru melakukan tindakan tegas, berupa pemotongan tiang papan reklame.     

Dalam penertiban itu, salah seorang pengusaha reklame yang bernama Abeng, memprotes kenapa papan reklame nya dirobek dan diberi tanda segel. ‘’Mana komandan nya, mana, mana, ini kenapa dirobek,’’ ujarnya sambil gelisah.     

Kasatpol PP, Agus Pramono langsung memberi pengertian kepada Abeng yang tidak terima papan reklame nya ditertibkan, setelah sempat berargumen dengan Kasatpol PP, akhirnya Abeng dapat menerima penertiban terhadap papan reklame miliknya.    

 Tim Terpadu Pemko Pekanbaru terus bergerak menyisir sepanjang Jalan jendral Sudirman, seperti simpang Harapan Raya, Purna MTQ , Simpang Tiga, dan seterusnya, untuk melakukan penertiban papan Reklame.
=MX23



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook