Pelaku Penghinaan Bupati Inhil Ditangkap

Minggu, 21 Juli 2019 - 16:37 WIB   [87 Klik]

Pelaku Penghinaan  Bupati Inhil Ditangkap


INHIL--SW tak berkutik. Pria 43 tahun ini ditangkap tim Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Indragiri Hilir (Inhil). Kasusnya dugaan penghinaan terhadap Bupati Inhil, HM Wardan melalui media sosial.

Keberadaan warga Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Inhil ini terhendus saat berada di rumahnya. Sejak Jumat (19/7) lalu, ia sudah dijebloskan ke sel tahanan.

“Sekitar pukul 14.00 WIB, Unit III Sat Reskrim kembali ke Mapolres Inhil dengan membawa tersangka SW untuk dilakukannya BAP sebelum diterbitkannya surat perintah penahanan,” kata Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Indra Lamhot Sihombing.

Konten yang disebar SW di media sosial Facebook dan WhatsApp, kata Kasat, memiliki muatan pengancaman terhadap Bupati HM Wardan. Termasuk salah seorang guru di Kabupaten Inhil.

“Penangkapan dilakukan setelah SW diduga dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan atau pencemaran nama baik,’’ kata Kasat.

Kejadiannya bermula ketika SW menyebarkan kata-kata yang tidak pantas untuk Bupati Inhil di media sosial. Dengan latar foto beberapa orang perempuan yang diposting di akun Facebook miliknya, SW menulis kalimat, “Pelacur Bupati Indragiri Hilir”.

Bergulirnya kabar tersebut sempat membuat masyarakat Inhil heboh. Dalam foto itu menunjukan beberapa perempuan yang sedang foto bersama dan terakhir diketahui sebagai guru di salah satu sekolah Kabupaten Inhil.

‘’Tidak hanya bertuliskan kata-kata tidak senonoh, foto Bupati Inhil HM Wardan pun ikut disandingkan dengan foto tersebut hingga menjadi kolase,’’ ungkapnya.

Menanggapi foto tersebut, Bupati Inhil HM Wardan mengaku kaget atas fitnah yang dilayangkan kepadanya oleh oknum warganet.

"Itu sebagai sesuatu yang keji dan sama sekali tidak benar. Itu murni Hoaks. Saya berharap agar pihak berwenang dapat segera menindaklanjuti hal tersebut. Saya tidak ingin muncul persepsi negatif di kalangan masyarakat tentang diri Saya selaku Kepala Daerah," tegasnya. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook