Polda Riau Bidik Prostitusi di SCH

Senin, 22 Juli 2019 - 16:17 WIB   [86 Klik]

Polda Riau Bidik  Prostitusi di SCH


PEKANBARU--Polda Riau mendalami adanya dugaan praktek portitusi di tempat hiburan SCH. Dugaan itu pasca ditemukannya fakta berupa penangkapan terhadap pelaku perzinaan di dalam kamar yang disewakan serta berjejernya foto-foto wanita penghibur yang bisa dipesan dalam razia yang digelar akhir pekan kemarin.

Pernyataan ini disampaikan Direktur Ditreskrimum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto SIK, Senin (22/7) siang kepada wartawan.

Pihaknya setakat ini sedang menunggu pelimpahan adanya dugaan perkara portitusi tersebut dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) selaku pihak yang melakukan penangkapan terhadap pelaku perzinaan di tempat hiburan tersebut.

Rangkuman dari liputan investigasi yang pernah dilakukan Tim Pekanbaru MX terhadap tempat hiburan bernama Surya Citra Hotel (SCH) ini turut menemukan dugaan praktek portitusi di tempat hiburan yang berlokasi di Palas, Rumbai itu. Bahkan portitusi yang terjadi, terkesan sejak dulu tidak ada pihak berwenang di Riau ini yang mampu menghentikannya.

Sejauh ini, tempat hiburan ini hanya kerap dirazia petugas saja. Namun tidak pernah mendapat tindakan berupa sanksi, meski ada fakta di lapangan yang membuktikan adanya potitusi di sana.

Jika ditanyakan bukti apa yang menguatkan adanya dugaan portitusi di SCH. Silakan saja datang ke tempat hiburan tersebut. Baru saja memasuki ruangan pub atau bar-nya, pengunjung sudah disuguhkan deretan foto-foto wanita penghibur diduga bisa pakai di sebuah etalase kaca yang di balik etalase terdapat wanita sesuai foto yang dipajang.

Sementara, di sekeliling ruang pub tersebut tersedia cukup banyak meja bar yang dipenuhi pengunjung lengkap dengan para wanita pesanan serta menu minuman beralkohol. Sayangnya, setiap kali dilakukan razia atau bahkan ditemukannya bukti pelanggaran hukum di dalam kompleks hiburan yang juga menyediakan penginapan itu, petugas institusi berwenang selalu terkesan tak dapat memberikan sanksi tegas dari bukti yang ada.

Kali ini, terkait temuan adanya perzinaan pada razia Ditresnarkoba akhir pekan kemarin, Ditreskrimum selaku pihak selanjutnya yang akan menangani kasus mengungkapkan, pihaknya akan mendalami dugaan portitusi dari bukti yang didapat dalam razia tersebut.

Direktur Ditreskrimum Polda Riau Kombes Pol Hadi Poerwanto SIK mengatakan, pihaknya akan mendalami dugaan tersebut dengan mengumpulkan bukti-bukti tambahan lainnya serta pemeriksaan saksi.

“Prostitusinya perlu dibuktikan. Terkait dengan pembayarannya, bagaimana yang bersangkutan (pelaku prostitusi), apakah sekali dua kali. Baru nanti bisa kita tindaklanjuti terkait prostitusinya dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi,” ujar Hadi.***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook