Terpidana Pencemaran Nama Baik Bupati Bengkalis Dieksekusi

Senin, 05 Agustus 2019 - 01:30 WIB   [1990 Klik]

Terpidana Pencemaran Nama Baik Bupati Bengkalis Dieksekusi

Toro, terpidana pencemaran nama baik Bupati Bengkalis Amril Mukminin dieksekusi dan ditahan di Sialang Bungkuk.

PEKANBARU–Toroziduhu Laia,  terpidana kasus pencemaran nama baik Bupati Bengkalis Amril Mukminin resmi ditahan. Sebelumnya dia divonis satu tahun penjara.

Toro, sapaan akrabnya, sempat ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang. Setelah berlalu beberapa waktu, dia akhirnya dieksekusi Kejaksaan Negeri Pekanbaru dibantu Polda Riau.

“Iya benar, saudara Toro sudah ditangkap,  dibantu Polda Riau," kata Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Pekanbaru Roby Harianto saat dihubungi sejumlah wartawan, Senin (5/8/19).

Selanjutmya Toro dibawa ke Rumah Tahanan Sialang Bungkuk. Dia akan ditahan untuk menjalani hukumannya selama 1 tahun penjara.

“Sebelumnya telah dilayangkan surat panggilan ketiga terhadap Toro agar datang ke Kejari Pekanbaru. Namun Toro tidak datang. Jaksa langsung meminta bantuan Polda Riau untuk menangkap Toro,” terangnya.

Selain penjara selama satu tahun, majelis hakim juga menghukum Toro membayar denda Rp100 juta. Bila tidak dibayar, denda tersebut dapat diganti hukuman penjara selama 3 bulan.

Hukuman terhadap Toro lebih ringan 6 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Syafril dan Wilsa Riani. Sebelumnya, Toro dituntut hukuman 1 tahun 6 bulan, denda Rp100 juta atau subsider 3 bulan kurungan.

Toro sempat melakukan banding ke Pengadilan Tinggi Riau. Namun PT menguatkan putusan PN Pekanbaru dengan tetap memvonis Toro 1 tahun penjara.

Lalu Toro mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Namun belakangan, kasasi dicabut kembali. Sehingga putusan hakim di PN Pekanbaru menjadi inkrah atau berkekuatan hukum tetap. Atas dasar itu, jaksa pun mengeksekusi Toro.

Toro didakwa JPU melakukan pencemaran nama baik terhadap Bupati Bengkalis Amril Mukminin. Perbuatan itu dilakukan sekitar Januari hingga Desember 2017 silam. Ketika itu, terdakwa memposting berita-berita di media online terkait kasus yang diduga menjerat Amril.

Pemberitaan itu dinilai Amril telah mencemarkan nama baiknya. Tidak terima, ia melaporkan Toro ke Polda Riau atas tuduhan pencemaran nama baik. ***



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook