Pelayanan Disdukcapil Rohul Dinilai Buruk

Senin, 05 Agustus 2019 - 16:16 WIB   [157 Klik]

ROHUL—Akun Facebook Uly Oktavia memposting tulisan terkait buruknya pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Postingan ini menjadi viral dan mendapat respon yang beragam dari pengguna lainnya.

Dalam postingan, Jumat (2/8) sekitar pukul 17.27 WIB sore itu, Uly Oktavia mengupload sebuah video berdurasi 46 detik.

Dalam video tersebut, terdapat dua petugas Disdukcapil Rohul yang sedang duduk santai di salah meja pelayanan, meski banyak warga yang menunggu untuk dilayani.  

Dalam postingan itu, Uly Oktavia menumpahkan kekecewaanya terhadap pelayanan Disdukcapil yang dinilainya tidak profesional dan kaku.

“Jujur saya kecewa dengan pelayanan Disdukcapil Rohul, sudah hampir sejam berkas saya tidak dikerjakan, petugas malah sibuk dengan kosmetik yang dibelinya, juga dengan brosur pruduk-produk lainnya, ketika saya tegur baru dikerjakan, itupun berkas tidak jadi diterima karena alasan sudah jam 3, kantor tutup,’’ tulis Uly.

Dalam tulisanya, Uly mengaku disuruh petugas memfoto copy satu lembar berkas, namun ketika kembali, petugas menolak berkas tersebut dengan alasan sudah jam 3.

Dan meminta Uly datang kembali menyerahkan berkas tersebut keesokan harinya. Karena tidak bisa selalu izin di tempat kerjanya, Uly meminta kepada petugas agar berkasnya dititipkan saja, namun petugas menolak.

Postingan Uly Oktvia ini direspon ribuan netizen yang memiliki pengalaman serupa. Salah satunya Akun Nuriman Arianda yang kecewa terhadap layanan pengurusan KK di Disdukcapil Rohul.

“2 minggu lalu aku juga kenak mbak buat KK nenek dianggurin padahal kami ngurusin jauh-jauh dari Pekanbaru masak harus bolak balek lagi,’’ tulisnya.

Menanggapi keluhan masyarakat yang sempat viral di media sosial tersebut, Kepala Disdukcapil Rohul Syaiful Bahri dikonfirmasi wartawan pada Ahad (4/8) membantah dan menerangkan itu adalah mis komunikasi saja.

“Komplain itu biasa. Ini bagian evaluasi bagi kami dan karena diingatkan, jangan bermain, layani masyarakat dengan baik, kalau masyarakat marah bisa. Yang penting kalau syaratnya kurang, jelaskan dengan baik, jangan orang emosi kita ikut emosi,” ucapnya.

Terkait keluhan Uly Oktavia, Syaiful menyatakan, hal itu mungkin adalah sebuah mis komunikasi saja. Menurut informasi dari pegawai yang diterimanya, yang bersangkutan datang ke Disdukcapil Rohul sekitar pukul 15.30 WIB untuk keperluan mengurus Akta Kelahiran. Sementara, pendaftaraan di Disdukcapil tutup pukul 15.00 WIB sore.

“Saya tidak tau kalau yang bersangkutan sudah melengkapi berkas. Nanti saya cek lagi, yang jelas di atas jam 15.00 WIB sore, itu pegawai sudah focus melakukan pengentrian data permohonan yang masuk. Kalau syarat kurang, tidak ada tawar-menawar,’’ ucapnya.

Kemudian, setelah berita keluhan masyarakat terhadap buruknya layanan Disdukcapil Rohul terbit di salah satu media online. Akun facebook Uly Oktavia kembali memberikan klarifikasi dan membantah keterangan Kepala Disdukcapil Syaiful Bahri yang mengatakan bahwa Uly Oktavia datang ke Kantor sekitar pukul 15.30 WIB sore itu.

Dalam postingan pada Ahad (4/8) sekitar pukul 19.43 WIB malam, Uly Oktavia menuliskan di laman facebooknya, menerangkan bahwa dirinya datang ke Kantor Disdukcapil sekitar pukul 13.00 WIB. Bahkan dia telah menunggu hingga pukul 14.00 WIB, namun kantor pelayanan belum dibuka dan masih digembok pakai rantai.

“Saya berulang kali mengecek belum juga buka padahal sudah ramai yang menunggu. Kemudian mereka buka, saya masuk menyerahkan berkas ke meja pendaftaran, setelah ditumpuk dengan berkas lainnya saya berdiri di depan meja petugas tetapi mereka masih sibuk dengan produk pemutih beserta brosur-broaurnya,” tulis Uly.

Kemudian, kata Uly, kakak cantik (pegawai) yang jilbab biru menegur mereka untuk mengerjakan berkas yang menumpuk di keranjang mereka tersebut barulah yang jilbab hitam dan coklat (bagian komputer paling sudut) kerja dan berkas saya di map warna merah masih dibawah tumpukan map lainnya.

‘’Saya pamit kepada mereka sebentar ke loket pengambilan berkas (KK) (saya yang sudah selesai tanggal 19 Juli lalu, saya pecah KK dari orang tua),’’ tulisnya.

Tidak lebih dari sepuluh menit dirinya kembali dan kakak cantik yang bagian komputer tersebut tidak ada di meja kerjanya tersebut, lalu saya bertanya ke yang jilbab hitam berkas saya sudah siap kak? yang ini saya tunjukan lalu dia jawab “Moo..ndo tau aku do, itu samo kakak yang itu tu nyo (Maaf saya tidak tau, itu sama kakak yang itu yang ngurus)’’.

“Mendengar jawaban itu, saya duduk dan merekam video yang saya posting di facebook itu, pada pukul 14.46 WIB. Kemudian sampai kakak yang bagian komputer itu kembali saya tanyakan, apakah berkas saya sudah selesai, dia jawab “ndo bisa ko do, ado yang kurang saya disuruh foto copy selembar berkas KK yang baru selesai saya ambil tadi,” ucap Uly.

“Setelah memfoto copy, kurang lebih sepuluh menit saya kembali, dan menyerahkanya, lalu dia jawab tidak bisa sudah tutup katanya, disuruh kembali hari Senin saja,” jelasnya.

“Kemudian saya keluar dari ruangan pelayanan, namun tetap berharap dan saya kembali masuk untuk minta tolong titip berkas saya ke mereka, saya bilang saya benar benar minta tolong, mereka tetap tolak sampai dua kali saya keluar dan masuk lagi untuk minta tolong, (karena selama ini kalau ada kenalan, keluarga, atau apa orang dalam bisa di titip minta tolong) nah, ternyata karena saya bukan siapa siapa jadi tidak bisa padahal syarat berkas saya sudah lengkap,” terangnya.

Diakui Uly, terkait keterangan yang telah diberikan oleh Kepala Disdukcapil Rohul Syaiful Bahri di media online bahwa dirinya datang ke kantor pelayanan Disdukcapil Rohul sekitar pukul 15.30 WIB atau waktu kantor sudah menghentikan pelayanan penerimaan berkas, Uly mengaku sangat kecewa.

“Saya tekankan lagi bahwa yang tuliskan pada keterangan dalam berita saya datang mengajukan berkas pukul 15.00 WIB adalah “tidak benar”. Sekian konfirmasi saya agar tidak ada yang mengatakan peryataan palsu lagi, seolah saya berbohong. Pernyataan ini saya tulis dan buat dalam keadaan badan sehat dan fikiran sadar juga akal sehat. Wassalam,” tutupnya. =MX20



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook