Ratusan Jaksa dan Pegawai Tes Urine

Senin, 05 Agustus 2019 - 16:25 WIB   [84 Klik]

Ratusan Jaksa dan Pegawai Tes Urine

Kepala Kejati Riau Uung Abdul Syakur SH MH melihat urine para jaksa dan pegawai yang dites oleh BNNP Riau.

PEKANBARU—Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau melaksanakan tes urine terhadap ratusan jaksa dan pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Senin (5/8) pagi.

Tes urine itu, dilakukan di kantor sementara Kejati Riau. Yang mana, dalam kegiatan tes urine itu, dihadiri sebanyak 246 orang jaksa dan pegawainya.

Kepala Kejati Riau Uung Abdul Syakur SH MH saat dikonfirmasi Pekanbaru MX mengatakan, tes urine itu lakukan atas permintaannya. Yang mana, dalam rangka bersih-bersih di jajaran Korps Adhyaksa Riau.

“Alhamdulillah terlaksana dengan baik kegiatan ini. Tujuannya adalah saya berharap dan berkeinginan supaya seluruh jaksa dan pegawai kejaksaan yang ada di Riau tidak ada 1 pun yang terindikasi atau menyalahi narkoba,” ucapnya.

Jika nanti adanya jaksa maupun pegawai yang kedapatan positif menggunakan narkoba, dijelaskan Uung, maka tidak ada toleransi bagi mereka yang kedapatan.

“Bagi saya tidak ada toleransi ketika ada jaksa atau tata usaha yang pemakai narkoba,” jelasnya.

Dilanjutkannya, dalam kegiatan itu, ada beberapa orang yang tidak hadir untuk melakukan tes urine. Atas hal itu, pihaknya akan menindaklanjutinya.

“Ada memang yang tidak hadir. Karena kegiatan ini kan dadakan, tentunya ada yang tidak tahu. Nanti kita tindaklanjuti,” lanjutnya.

Dalam pantauan Pekanbaru MX, Uung bersama para asistennya juga ikut dalam melakukan tes urine tersebut. Mereka juga melihat proses tim BNNP Riau saat melakukan alat yang dipakai untuk mendeteksi urine jaksa dan pegawai.

Diketahui, ada beberapa orang dalam kegiatan itu yang positif menggunakan narkoba. Terkait hal ini, Kepala Seksi (Kasi) Narkotika Kejati Riau Edi Samosir SH saat dikonfirmasi, tidak menampiknya.

Namun, pihaknya bersama BNNP Riau akan mengklarifikasi ulang terhadap jaksa dan pegawai yang urinenya positif menggunakan narkoba.

“Nanti mereka yang positif menggunakan narkoba kita klarifikasi ulang. Ini masih diteliti sama BNN. Kita kan tidak tahu, apakah narkoba atau obat-obatan, seperti obat sakit gigi,’’ terangnya.

Di sisi lain, Kepala Bidang (Kabid) Penindakan dan Pemberantasan BNNP Riau AKBP Haldun SH MH mengatakan, dalam kegiatan tersebut pihaknya menyiapkan 250 alat untuk tes urine.

“Iya, permintaannya untuk 250 orang. Tapi tidak semuanya. Ada beberapa yang tidak hadir,” ucapnya.

Terkait dengan beberapa orang jaksa maupun pegawai yang positif narkoba, pihaknya akan melakukan klarifikasi bersama pihak kejaksaan.

“Nanti kita klarifikasi ulang terkait beberapa orang yang urinenya positif mengandung narkoba,” tuturnya. =MX10



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook