Genjot PAD Sektor Uji KIR

UPTD PKB Dishub Segera Launching Program Broadcast SMS

Jumat, 09 Agustus 2019 - 11:49 WIB   [103 Klik]
Reporter : Ridho Fernandes
Redaktur : Raja Mirza

UPTD PKB Dishub Segera Launching Program Broadcast SMS

Kepala UPTD PKB Dishub Pekanbaru, Muhammad Nasri

KORANMX.COM, PEKANBARU-- Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru segera meluncurkan Program Broadcast SMS. 

Program ini bertujuan untuk menghimbau dan mengingatkan para pemilik kendaraan bermotor untuk melaksanakan uji kelayakan kendaraan nya. 

"Jadi pemilik kendaraan bermotor akan menerima SMS dari kita, yang berisi imbauan dan mengingatkan untuk segera melakukan uji KIR kendaraan mereka," kata Kepala UPTD PKB Dishub Kota Pekanbaru Muhammad Nasri kepada koranmx.com saat ditemui di ruang kerjanya Jumat (9/8/2019). 

SMS berisi imbauan tersebut lanjut dia akan dikirim kepada pemilik kendaraan bermotor sepekan menjelang batas waktu jatuh tempo KIR kendaraan berakhir. 

Menurutnya ada sekitar seribu kendaraan yang telah didata di UPTD PKB Dishub Pekanbaru yang akan dikirim Broadcast SMS untuk imbauan KIR. 

"Jadi tidak ada alasan lupa lagi bagi pemilik kendaraan, karena kita sudah kirim SMS seminggu menjelang KIR mereka mati, dan sudah seribuan kendaraan yang telah kita miliki nomor kontak untuk kita kirimkan SMS imbauan," terang Nasri. 

Ditambahkannya, Broadcast SMS ini rencananya bakal dilaunching bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus mendatang. Pihaknya mengaku sudah melakukan MOU dengan Telkomsel untuk program Broadcast SMS tersebut. 

Pihaknya berharap dengan adanya program Broadcast SMS ini, dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi pengujian kendaraan bermotor. 

"Alhamdulillah triwulan satu dan dua kita capai target, dengan adanya program ini kita semakin optimistis target 6Miliar kita capai dalam tahun ini," pungkasnya. 

Untuk Triwulan pertama tahun 2019, UPTD PKB Dishub Pekanbaru merealisasikan PAD sebesar Rp 934 juta lebih, dari target untuk triwulan pertama sebesar Rp 771 juta, artinya untuk triwulan pertama realisasi melebihi dari target. 

Sementara realisasi untuk triwulan dua juga kembali melampui target, capaian semester dua sebesar Rp 891,9 juta dari target yang ditetapkan sebesar Rp 841,7 juta. (***) 

 



Berita Terkait

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook